Home / Berita Banjar / Wali Kota “Blusukan” ke Pasar Banjar

Wali Kota “Blusukan” ke Pasar Banjar

    Wali Kota Banjar, Hj.Ade Uu Sukaesih “blusukan” ke Pasar Banjar, Rabu (25/10/2017). Aksi Wali Kota ini mendapat perhatian warga pasar dan konsumen yang sibuk belanja. Tujuan utamanya itu, mengunjungi korban kebakaran pemilik kios buah-buahan di Pasar Banjar. Selanjutnya, memantau tumpukan sampah dijalur tengah Pasar Banjar yang baunya menyengat dan berlalat.
      Tak selesai disitu, Hj.Ade Uu Sukaesih langsung menuju Kantor UPTD Pasar Banjar, menuju ruang pengumuman dan menyampaikan melalui speaker dengan lantang menyuarakan himbauan kepada warga Pasar Banjar supaya memperhatikan keamanan dari bahaya kebakaran dan menjaga kebersihan lingkungan Pasar Banjar.
      Selama perjalanan menuju pulang dari Pasar Banjar, Wali Kota Banjar ini terus menerus menyapa warga yang bertemu di Pasar Banjar, sambil menanyakan perkembangan harga aneka kebubutuhan masyarakat yang diberlakukan kepada konsumen. “Pasar Banjar sempat terbakar empat kali, jangan terulangi lagi. Tingkatkan kewaspadaan dan jangan menumpuk colokan listrik. Ini berbahaya dan berpotensi kebakaran,”ujar Hj.Ade Uu Sukaesih saat dialog dengan pemilik kios buah-buahan yang terbakar.
    Menurut beliau, kelalaian penggunaan listrik seorang yang menimbulkan kebakaran, itu bisa berakibat fatal seluruh pedagang. “Masih untung, kios yang terbakar hanya satu saja,”ujarnya seraya merencanakan di pasar segera dipasar Alat Pemadan Api Ringan (APPAR).
    Terkait penumpukan sampah di jalur tengah lingkungan Pasar Banjar yang membusuk, ini akibat truk yang tersedia hanya satu unit, diharapkan nanti ditambah lagi menjadi dua di lokasi tersebut. “Menumpuknya sampah itu akibat kesalahan tukang kol saja. Terbukti, ditempat itu banyak sampah jenis sayuran kol yang busuk. Saat ini juga, saya intruksikan jumlah truk sampah di jalur tengah harus ditambah menjadi dua unit truk sampah,” ujar Hj.Ade Uu Sukaesih, sambil menutup hidungnya di sekitar lokasi penumpukan sampah yang busuk.
    Sejumlah warga Pasar Banjar tetap berharap kondisi sampah yang menumpuk dan menimbulkan bau yang menyengat dibersihkan saja. ” Sampah itu bau, kami berharap sampah bau itu dibersihkan,”ujar seorang pemilik kios yang berdekatan tempat penumpukan sampah, Hal senada dikatakan pedagang lainya dan tukang parkir sekitar jalur tengah Pasar Banjar,. ” Akibat bau sampah yang menyengat dan dihinggapi banyak lalat hijau, saat mau makan dengan terpaksa harus ngungsi ke kios milik orang lain yang jauh. Ketika musim hujan sampah di lokasi tersebut, biasanya sampai memenuhi trotoar,”ujarnya. Para pedagang mengakui kalau Banjar sempat mendengar Piala Adipura berkali-kali. “Kenyataan tumpukan sampah itu, dinilai tak setimpal dengan penghargaan Adipura yang diraih selama ini,”ujarnya.
Sumber        : Bagian Humas Setda Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

About admin

Check Also

Raih Penghargaan WTN 2016, Banjar dapat Kendaraan Operasional dari Pemprov Jabar

    Karena berhasil dalam Pembangunan Lalulintas dan Angkutan Jalan, Kota Banjar raih Penghargaan Wahana …

Menkominfo: Jangan Dewakan Teknologi, Jadikan Enabler!

      Jakarta, Kominfo – Lingkungan yang sering berubah dengan sangat cepat dan disruptif …