Wali Kota Banjar Buka Acara Rembug Stunting Tingkat Kota Banjar Tahun 2022

Bertempat di Aula Somahna Bagja Dibuana Setda Kota Banjar, Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., membuka acara Rembug Stunting Tingkat Kota Banjar. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, perwakilan Forkopimda Kota Banjar, Ketua TP PKK Kota Banjar, Kepala BPS, para Kepala Perangkat Daerah, para Ketua Tim Penurunan Stunting Tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan, Ketua IBI, serta Tim Pendamping Keluarga Kota Banjar. Rembug Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan Pemerintah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara Perangkat Daerah sebagai penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat. Jumat (29/7/2022).
Wali Kota mengatakan bahwa permasalahan stunting menjadi Agenda Pembangunan Nasional dan di Kota Banjar juga menjadi salah satu daerah prioritas di Tahun 2023 mendatang. Ini menjadi tugas berat, terutama dalam menjalankan aksi konvergensi yang melibatkan multisektoral baik Pemerintahan Kota, Pemerintah Desa, individu, komunitas, CSR, lembaga donor, lembaga pendidikan maupun swasta dalam mengatasi stunting di Kota Banjar agar tidak ada lagi kasus stunting baru di Kota Banjar. “Rembuk inilah salahsatu solusi dalam upaya menyamakan tujuan besar kita dalam menangani dan mencegah kasus baru stunting. Saya berharap dalam rembuk pada hari ini diharapkan adanya komitmen dan semangat kebersamaan dari semua lintas sektor untuk bersama-sama melakukan pencegahan stunting di Kota Banjar,” jelas Wali Kota.
Dalam kesempatan ini, beliau juga menginstruksikan kepada seluruh Perangkat Daerah baik dari Tingkat Kota sampai Desa bersama stakeholder terkait, untuk melakukan inovasi-inovasi dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kota Banjar, serta menerapkan pada aspek intervensi, spesifik, dan sensitif.
Sementra itu, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, yang berdampak dalam jangka pendek dan jangka panjang. Dampak jangka pendek terjadinya ganguan perkembangan otak dan kecerdasan serta gangguan pertumbuhan fisik dan ganguan metabolisme tubuh. Sedangkan dampak jangka panjang mengakibatkan menurunnya kemampuan perkembangan kognitif otak anak, kesulitan dalam belajar, kekebalan tubuh lemah sehingga mudah sakit dan beresiko munculnya penyakit metabolik ketika dewasa, memiliki tubuh pendek serta produktifitas rendah,” jelasnya.
Nana Suryana menambahkan, pencegahan stunting dilakukan bukan hanya setelah bayi lahir, namun harus dilakukan sebelum pernikahan. Menurutnya Pemerintah Kota Banjar berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder dalam upaya pencegahan stunting tersebut. Menurutnya, banyak kendala yang dihadapi dalam pencegahan stunting di Kota Banjar, diantaranya masih kurangnya komitmen dan koordinasi dengan lintas sektor, belum ada koordinasi/pertemuan dan pelaporan di Desa dan Kecamatan secara rutin dan berkala, masih kurangnya keterlibatan lintas sektor, masih rendahnya koordinasi terkait penyiapan dan pemeriksaan calon pengantin di tingkat lapangan secara terpadu serta penanganan stunting yang belum berkesinambungan. “Untuk itu, dengan rembuk ini diharapkan menjadi upaya untuk meningkatkan komitmen lintas sektor dan sharing informasi baik formal dengan surat pemberitahuan dan di acara-acara yang ada, Peningkatan koordinasi rutin dan koordinasi teknis di semua tingkat untuk mendiskusikan kendala dan solusi dalam upaya percepatan penurunan stunting, pemastian solusi untuk kendala anggaran operasional dan koordinasi khususnya TPPS Kecamatan dan Desa maupun Kelurahan,” pungkasnya.

Sumber     : Bagian Umum Sekretariat Daerah  Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2022

About Kominfo Banjar

Check Also

Penanaman 1000 Pohon Kolaborasi Antara Lapas Banjar Dengan Peserta KKN PMP Kelompok 1 Desa Kujangsari Dari STISIP Bina Putera Kota Banjar

Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., M.H., menghadiri kegiatan Penanaman 1000 Pohon, kolaborasi …

Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H Tingkat Kota Banjar

Bertempat di Alun-Alun Kota Banjar, Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M. Si., …

Tinggalkan Balasan