Wakil Wali Kota Banjar Menjadi Narasumber Kegiatan Peningkatan Peran Serta Masyarakat Melalui Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2022 di Desa Mekarharja

Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., menjadi narasumber dalam Kegiatan Peningkatan Peran Serta Masyarakat melalui Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2022 pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Banjar yang bertempat di Aula Desa Mekarharja. Selasa (12/07/2022).
Kegiatan ini merupakan rangkaian program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) yang digelar di Desa Mekarharja untuk sasaran non fisik. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Danramil 1313/Banjar, Kasat Narkoba Polres Banjar, Kasat Intel Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa serta Kepala Desa Mekarharja.
Menurut Wakil Wali Kota Banjar, dalam menghadapi Indonesia Emas di Tahun 2045, Indonesia harus zero stunting di Tahun 2023. Untuk itu diperlukan upaya dan kerja keras dari semua pihak untuk pencegahan stunting. Upaya pencegahan dilakukan bukan hanya setelah bayi lahir, namun harus dilakukan sebelum pernikahan.
Pemerintah Kota Banjar berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder dalam upaya pencegahan stunting tersebut. “Pencegahan stunting bukan hanya tugas Ketua TPPS semata, namun menjadi tugas bersama dalam menyelesaikannya. Komitmen Kota Banjar dalam upaya penurunan stunting telah dilakukan dengan pembentukan TPPS sampai tingkat Desa/Kelurahan dengan 550 pendamping keluarga yang terdiri dari Bidan, Kader PKK, dan Posyandu. Kerja keras ini dilaksanakan guna mencapai target zero stunting di Kota Banjar,” jelasnya.
Wakil Wali Kota Banjar menambahkan, di Kecamatan Purwaharja, Desa Mekarharja memiliki kasus stunting terkecil dengan persentase sebesar 2.9%, sedangkan jumlah balita sebanyak 274 orang. Berdasarkan data dari Pemerintah Kota Banjar, tingkat stunting di Kota Banjar sebesar 8.7%, sedangkan berdasarkan data BPS sebesar 22.14 %. “Perbedaan data tersebut karena BPS memasukan data kemungkinan stunting, sedangkan data di kita, data anak-anak yang termasuk kategori stunting. Saya berharap, Desa Mekarharja terus melakukan upaya pencegahan stunting sehingga dapat masuk kategori zero stunting,” pungkasnya.

Sumber     : Bagian Umum Sekretariat Daerah  Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2022

About Kominfo Banjar

Check Also

Penanaman 1000 Pohon Kolaborasi Antara Lapas Banjar Dengan Peserta KKN PMP Kelompok 1 Desa Kujangsari Dari STISIP Bina Putera Kota Banjar

Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., M.H., menghadiri kegiatan Penanaman 1000 Pohon, kolaborasi …

Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H Tingkat Kota Banjar

Bertempat di Alun-Alun Kota Banjar, Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M. Si., …