Sinergi Upaya Pengendalian Inflasi dan Peningkatan Potensi Ekonomi Kota Banjar

Bertempat di Ruang Rapat Gunung Sangkur Sekretariat Daerah Kota Banjar,  Pemerintah Kota Banjar bersama Bank Indonesia Kantor Wilayah Tasikmalaya, OJK, Pertamina, Bulog, dan BPS, duduk bersama sebagai upaya pengendalian inflasi dan peningkatan potensi ekonomi Kota Banjar. Rabu (21/9/2022).
Kegiatan yang mengambil tema “Sinergi Upaya Pengendalian Inflasi dan Peningkatan Potensi Ekonomi Kota Banjar” ini, dihadiri secara langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar, Sekretaris Daerah Kota Banjar, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, para Asisten Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, perwakilan OJK Tasikmalaya, Kepala BPS Kota Banjar, perwakilan Bulog, serta Manajer Area Pertamina Tasikmalaya.
Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., mengungkap bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Banjar mencapai 72,3%, lebih dari pencapaian Provinsi Jawa Barat, di mana Kota Banjar sendiri menjadi pintu gerbang Jabar-Jateng, dan menjadi tempat persinggahan. Kegiatan ini sebagai upaya bagaimana menekan angka inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan adanya kenaikan BBM.
Menurut Wali Kota, tekanan ekonomi global memaksa Pemerintah menyesuaikan harga BBM di Indonesia. Hal ini berdampak terhadap daya beli masyarakat termasuk di Kota Banjar. Namun demikian, berdasar pemantauan di lapangan, dampak kenaikan BBM tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok di Kota Banjar. “Kenaikan harga BBM cenderung mendorong inflasi karena berdampak naiknya harga berbagai kebutuhan. Namun di Kota Banjar terpantau masih dalam tingkat wajar. Kondisi ini yang membuat kita juga harus memiliki strategi dalam menjaga tingkat inflasi, apalagi di saat kita berada dalam upaya pemulihan ekonomi guna mendorong agar ekonomi kita tetap tumbuh,” paparnya.
Untuk menjaga tingkat inflasi, tambah Wali Kota, memerlukan sinergi dan kerjasama dari seluruh stakeholder. Pemerintah Kota Banjar telah menyusun rencana pengendalian dan mitigasi inflasi di Kota Banjar dampak dari kenaikan BBM. Pemerintah mengalokasikan anggaran 2% dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk anggaran belanja wajib perlindungan social, sesuai dengan amanat Peraturan Kementerian Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022. “Melaksanakan kegiatan pengendalian inflasi  berbasis ketahanan pangan melalui kegiatan PAKAYA (Pakarangan Sagala Aya) berupa pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam penanaman tanaman sayuran/komoditas penyumbang inflasi di tingkat rumah tangga,” kata Wali Kota.
Program PAKAYA ini dijelaskan Wali Kota, dapat memanfaatkan kawasan rumah pangan lestari, dengan menanam sayuran atau tanaman pengganti bahan-bahan pokok di area yang ada di sekitar rumahnya. “Jikapun terjadi kenaikan di komoditas cabe, tomat, atau sayuran maka bisa kita berikan edukasi kepada masyarakat dengan program kawasan rumah pangan lestari tersebut,” paparnya.
Selain itu, Pemerintah juga berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara Forkopimda, TPID dan Satgas Pangan dalam pemantauan dan penanganan inflasi serta mitigasi dampak inflasi daerah pada Tingkat Desa. “Intinya dalam pengendalian inflasi adalah pengendalian diri dan pembentukan kemandirian serta ketahanan pangan yang melibatkan seluruh perangkat daerah terkait,” kata Wali Kota.
Sementara itu, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Wilayah Tasikmalaya, Aswin Kosotali, mengatakan bahwa untuk mengantisipasi inflasi, pihaknya telah merumuskan untuk mendiskusikan akan melakukan langkah-langkah apa kedepannya.

Sumber     : Bagian Umum Sekretariat Daerah  Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2022

About Kominfo Banjar

Check Also

Wakil Wali Kota Banjar Tinjau Peternakan Domba Di Lokasi Sarana Asimilasi Dan Edukasi (SAE) Lapas Banjar

Wakil Wali Kota Banjar H. Nana Suryana bersama Kasatpol PP, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bapelitbangda, …

Hari Jalan Kaki Sedunia (World Walking Day) Tahun 2022

Dalam rangka memperingati Hari Jalan Kaki Sedunia (World Walking Day) Tahun 2022, Wali Kota Banjar, …

Tinggalkan Balasan