Rapat Koordinasi Penataan Jalan Hamara Efendi

Pemerintah Kota Banjar melalui Bappelitbangda Kota Banjar menggelar Rapat Koordinasi Penataan Jalan Hamara Efendi antara Pemerintah Kota Banjar dengan calon investor dari PT. Ria Indah Mandiri atau Ria Busana. Jumat (29/7/2022).
Hadir dalam rakor tersebut, Wali Kota Banjar, Sekretaris Daerah, Kepala Bappelitbangda dan jajaran Kepala Perangkat Daerah, serta perwakilan dari PT. Ria Indah Mandiri,yang berlangsung di Aula Bappelitbangda Kota Banjar.
Wali Kota Banjar, Dr. Hj Ade Uu Sukaesih, M.Si., dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi atas rencana tersebut dengan menginisiasi penyusunan proposal pra feasibility study yang difasilitasi oleh Bank Indonesia Cabang Kantor Tasikmalaya.
Koridor Jalan R. Hamara Efendi merupakan jalan kolektor primer yang berada di Pusat Kota Banjar dan ditetapkan sebagai koridor ekonomi di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjar. Jalan ini memiliki karakteristik berbagai macam perdagangan, mulai dari pedagang kaki lima, pertokoan hingga pasar induk. Dengan adanya aktivitas yang beragam, maka munculah masalah yang diantaranya yaitu dengan munculnya PKL di jalur pedestrian, padatnya sirkulasi lalulintas dan ketidakteraturan pengelolaan parkir.
Konsep utama dari pra FS ini yakni dengan adanya kolaborasi antara Pemkot Banjar dengan calon investor untuk menata kawasan sepanjang Jalan R. Hamara Efendi.   “Nantinya, direncanakan relokasi PKL dan parkir kendaraan bermotor ke lokasi khusus yang tak jauh dari lokasi sebelumnya,” papar Wali Kota.
Selain Jalan R. Hamara Efendi, lokasi yang direncanakan untuk dikolaborasikan yaitu lahan kosong seluas 3000 M² dengan status lahan swasta dari calon investor dengan berdasarkan aspek teknis, sepanjang 217,05 meter jalan yang akan ditata. Sementara luas lahan yang akan dijadikan pusat perbelanjaan adalah 3.123,84 M² dengan lebar muka 47,4 Meter dan panjang 67,14 Meter. Rencananya, akan dibangun 50 kios yang akan dibangun untuk merelokasi PKL disepanjang Jalan R. Hamara Efendi. “Prinsip yang digunakan dalam konsep ini adalah keterhubungan, kenyamanan, kesesuaian, ramah, menarik, dan keselamatan. Sedangkan untuk prinsip street culinary adalah kearifan lokal, estetika, interaksi social, dan fasilitas,” jabarnya.
Rencana penataan jalan ini dikatakan Wali Kota, merupakan salah satu wujud dari misi RPJMD Kota Banjar yaitu misi ke 3 dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan misi ke 6 dalam mengembangkan daya tarik dan potensi daerah dengan mengembangkan perdagangan dan jasa di Kota Banjar. “Rencana penataan jalan ini diharapkan dapat menimbulkan keuntungan bagi Pemerintah Kota Banjar, pengusaha dan masyarakat sekitar,” sambungnya.
Muhammad Salahudin perwakilan dari PT. Ria Indah Mandiri memaparkan pihaknya berencana untuk membangun hotel diatas pusat perbelanjaan selain penyediaan sarana perbelanjaan yang mencakup kebutuhan pakaian dan kuliner. “Ini akan menjadi project yang pertama kalinya bagi Ria Busana untuk membangun hotel di atas pusat perbelanjaan dengan konsep penataan yang kami lihat mirip dengan Jalan Malioboro Yogyakarta ini,” katanya. Dengan pembangunan Ria Busana, pihaknya juga akan membuka lapangan pekerjaan baru yang dapat menyerap putra putri daerah di Kota Banjar. “Kami juga akan memberdayakan para pelaku UMKM dengan menyediakan space untuk mereka sebagai produk yang akan kami pamerkan serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan laju perekonomian Kota Banjar,” tegasnya.

Sumber     : Bagian Umum Sekretariat Daerah  Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2022

About Kominfo Banjar

Check Also

Penanaman 1000 Pohon Kolaborasi Antara Lapas Banjar Dengan Peserta KKN PMP Kelompok 1 Desa Kujangsari Dari STISIP Bina Putera Kota Banjar

Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., M.H., menghadiri kegiatan Penanaman 1000 Pohon, kolaborasi …

Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H Tingkat Kota Banjar

Bertempat di Alun-Alun Kota Banjar, Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M. Si., …

Tinggalkan Balasan