Pemkot Banjar Melakukan Kunjungan Kerja Ke Pemkab Purbalingga

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar melakukan Kunjungan Kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga. Rombongan Pemkot Banjar yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Heni Sulastri di Room Graha Adiguna. Senin (06/06/2022).
Wakil Wali Kota Banjar menjelaskan maksud dari Kunjungan Kerja Pemkot Banjar kali ini yaitu dalam rangka sharing tentang upaya peningkatan investasi bagi daerah. Kota Banjar saat ini terus berbenah untuk meningkatkan nilai investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). “Maksud dan tujuan kami datang ke Purbalingga adalah untuk mengetahui tentang iklim investasi yang ada di Purbalingga, bagaimana para pengusaha tertarik untuk berinvestasi di Purbalingga, mudah-mudahan nanti bisa menjadi hal positif dan bisa kami terapkan di Kota Banjar,” ujarnya.
Sekda Purbalingga menyambut gembira atas kunjungan tersebut sehingga dapat sama-sama menggali ilmu terkait iklim investasi. Dia menjelaskan bahwa saat ini PMA di Purbalingga cukup tinggi terutama dalam industri rambut dan bulu mata palsu. Selain itu, Purbalingga juga fokus untuk mengembangkan industri knalpot, pariwisata, dan pertanian terutama komoditas bernilai tambah tinggi dan berorientasi ekspor. “Saat ini PMA di Purbalingga ada 24 PMA, kemudian Bumdes di Kabupaten Purbalingga  salah satu yang mendapatkan penghargaan tingkat Asia, ada Bumdes di Desa Serang di ujung utara di bawah kaki Gunung Slamet, Bumdes tersebut memiliki usaha pariwisata bernama D’las,” ujarnya.
Sementara itu untuk industri knalpot dan hasil pertanian, Pemkab Purbalingga menggandeng Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk melakukan edukasi dan standarisasi produk supaya bisa diterima di Pasar Internasional secara berkelanjutan. Sedangkan untuk menggairahkan iklim investasi, Pemkab Purbalingga berprinsip untuk memberikan kepastian kepada calon investor. Kepastian yang dimaksud adalah kepastian hukum, kepastian ruang dan peruntukan lahan, serta proses perizinan usaha. “Kami disini sepakat yang namanya investor itu butuh adanya kepastian. Orang mau menginvestasikan uangnya itu tidak hanya melihat potensinya, tapi juga melihat kepastian hukumnya, tata ruang dan layanan perizinannya,” pungkasnya.

Sumber     : Bagian Umum Sekretariat Daerah  Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2022

About Kominfo Banjar

Check Also

Perkembangan Covid-19 Kota Banjar

Sumber     : Satuan Tugas Covid-19  Kota Banjar Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2022 …

Galang Kerja Sama Resiprokal, Menteri Johnny Dorong Saling Dukung di Forum Internasional

Siaran Pers No. 269/HM/KOMINFO/06/2022 Rabu, 29 Juni 2022 Tentang Galang Kerja Sama Resiprokal, Menteri Johnny …