Home / Berita Nasional / Menkominfo: Jangan Dewakan Teknologi, Jadikan Enabler!

Menkominfo: Jangan Dewakan Teknologi, Jadikan Enabler!

      Jakarta, Kominfo – Lingkungan yang sering berubah dengan sangat cepat dan disruptif membuat setiap organisasi harus melakukan perubahan radikal dan mendasar.  Di tengah tsunami digital, Menteri Kominfo mengingatkan semua pihak agar tetap memahami teknologi sebagai enabler.
“Kita mau mengubah atau tidak atau kita mau diubah atau tidak, tanpa itu ya teknologi tinggal teknologi. Teknologi itu hanya sebagai enabler. Jangan mendewakan teknologi,” katanya dalam Pidato Ilmiah pada Seminar “Sukses Transformasi Organisasi” yang diselenggarakan PPM Manajemen di Jakarta, Selasa (21/11/2017).
Menurut Menteri Rudiantara, dinamika teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan organisasi tak bisa mengelak untuk menghadapi inovasi. Tak cukup hanya dengan adaptasi meskipun bertahap atau sekadar inovasi kecil atau rekayasa. “Perlu adanya suatu tindakan yang signifikan, untuk melakukannya supaya namanya organisasi tersebut melakukan transformasi. Kalo kita bicara transfomasi sebetulnya yang kita hadapi adalah perubahan. Kuncinya cuma dua kita berubah atau kita akan diubah,” jelasnya.
Salah satu kunci penentu perubahan menurut Menteri Kominfo adalah mindset. “Faktor yang mengubah pun macam–macam, tadi disampaikan perkembangan teknologi yang cepat, sebetulnya yang mengubah itu bukan teknologinya. Sekarang ada namanya tsunami digital. Nah, yang mengubah itu bukan tsunami digitalnya tapi pikiran kita, mindset,” tandasnya.
Transformasi organisasi dalam pandangan Menteri Rudiantara merupakan tindakan strategis yang membutuhkan investasi besar dengan risiko yang tinggi. “Perusahaan membutuhkan satu model yang sudah teruji sebagai pedoman organisasi di Indonesia untuk menjalankan transformasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Menteri Kominfo memberikan contoh perubahan yang sangat jelas dalam Pemerintahan Jokowi-JK. “Dalam kepemimpinan Jokowi-JK mengubah struktur APBN. Dimana  pertumbuhan ekonomi salah satunya di-drive oleh APBN. Dengan  merelokasi anggaran yang tadinya untuk subsidi direlokasi untuk infrastruktur dan untuk masyarakat melalui kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat kemudian Program Keluarga Harapan,” paparnya.
Beberapa perubahan itu dinilai Menteri Rudiantara berlangsung signifikan karena memberikan dampak langsung kepada masyarakat. “Jadi itu yang dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah pun men-transfrom dirinya dengan signifikan. Itulah yang dilakukan pemerintah,” tegasnya.
Dalam perubahan, organisasi tidak dapat beradaptasi hanya dengan melakukan perbaikan bertahap atau incremental improvement, inovasi dan reengineering. “Untuk dapat bertahan dan terus tumbuh perusahaan harus melakukan transformasi. Dengan lahirnya teknologi digital telah memaksai perusahaan transportasi, pariwisata dan ritel untuk bertransformasi,” jelas Menteri Kominfo.
Menteri Rudiantara menegaskan kembali posisi teknologi yang harus didayagunakan dan dimanfaatkan sebagai enabler. “Sebagai tuas, sebagai penggerak, sebagai pemacu dari perubahan. Bukan  mendewakan digital. Contoh  GoJek  adalah salah satu usaha yang memanfaatkan teknologi dan perubahan  pola pikir. Yang berawal ojek itu mangkal menunggu penumpang diubah oleh gojek menjadi menghampiri penumpang,” terangnya.
Diakhir pidato, Menteri Kominfo menginformasikan Proyek Palapa Ring yang sedang digarap Pemerintah guna pemerataan jaringan serat fiber nasional. “Proyek palapa Ring sendiri juga sebagai inisiasi dari Pemerintah Pusat untuk penyebaran akses internet ke seluruh wilayah di Indonesia baik itu Barat, Tengah dan Timur,” tuturnya.
Menurut Menteri Kominfo, Palapa Ring akan menjangkau 34 provinsi serta 440 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer dan kabel di daratan 21.807 kilometer.  “Diharapkan tahun 2019 tidak ada satu kota atau kabupaten pun yang tidak terkoneksi dengan internet kecepatan tinggi. Ini yang disiasati oleh Indonesia, ini suatu perubahan yang men-transfrom-nya tidak mudah,” pungkas Menteri Rudiantara.
Sumber        : kominfo.go.id
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

About admin

Check Also

Kota Peduli Hukum dan HAM

   Puncak peringatan ke-69 Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia diadakan di The Sunan Hotel, …

Presiden Jokowi Ingin Tata Kelola APBN Disederhanakan

    Presiden Joko Widodo hari ini, Rabu, 6 Desember 2017, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan …