Home / Berita Nasional / MENDES PDTT: TIDAK ADA LAGI ALASAN TAK GUNAKAN SISKEUDES

MENDES PDTT: TIDAK ADA LAGI ALASAN TAK GUNAKAN SISKEUDES

TASIKMALAYA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, meresmikan kawasan perdesaan Panca Mandala di Kelurahan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, sebagai Desa Broadband Terpadu (DBT). Kemudahan akses internet diharapkan akan memudahkan penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
     “Daerah sini (Panca Mandala) sudah akan melek internet. Jadi Pak Kepala Desa tidak ada lagi alasan tidak menggunakan Siskeudes. Harus dipakai,” ujar Menteri Eko yang hadir bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, di Kantor Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (10/12).
     Menteri Eko mengingatkan, pemerintah telah menggelontorkan Rp 127 Triliun selama tiga tahun dalam pengalokasian dana desa. Di tahun 2017 ini, lanjutnya, pemerintah mengalokasikan Rp 60 Triliun untuk 74.910 desa. Setiap desa akan mendapatkan sekitar Rp 800 juta. Menurutnya pengelolaan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah tersebut harus menggunakan prinsip-prinsip transparansi salah satunya dengan menggunakan Siskeudes.
      “Selain Siskeudes, saya minta baliho Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dipampang di kantor kepala desa. Jika ada penyelewengan, masyarakat dapat melaporkan ke Satgas Dana Desa di call center 1500040,” tegasnya.
    Meski demikian, dirinya juga meminta agar masyarakat terlibat aktif dalam pengawasan tersebut. Hal itu dimaksudkan sebagai upaya pencegahan penyelewengan dana desa. Menteri Eko juga meminta masyarakat agar melindungi para kepala desa dari kriminalisasi dengan saling mengingatkan dalam musyawarah desa.
Sementara itu, Menkominfo Rudiantara mengatakan, pembangunan infrastruktur internet di kawasan Panca Mandala merupakan satu hal positif sebagai upaya percepatan akses informasi. Dirinya pun meminta masyarakat memanfaatkan hal tersebut dengan baik.
    “Tolong manfatkan untuk yang positif. Untuk belajar. Semua dengan internet menjadi terbuka. Kawasan ini adalah salah satu lokasi prioritas dalam pengembangan internetnya,” ungkap Menkominfo.
Kawasan perdesaan Panca Mandala yang telah memiliki sistem broadband terintegrasi terdiri dari lima desa. Sistem broadband tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADes) Panca Mandala. Kelimanya adalah Desa Mandalamekar, Desa Ciwarak, Desa Kertarahayu, Desa Mandalahurip, dan Desa Papayan.
       Kepala Desa Mandalamekar, Yana Noviadi, mengatakan adanya akses internet yang semakin baik menjadi media percepatan akses informasi bagi masyarakat desa. Selain itu, masyarakat juga dimudahkan dengan pelayanan publik yang dapat diakses dari jauh serta bentuk keterbukaan informasi publik dari pemerintah desa.
    “Ada kontribusi dana desa dalam pembangunan infrastruktur jaringan internet. Tiap desa menganggarkan Rp 30 juta. Pembayaran telepon maupun lainnya sudah kami lakukan secara online. Selain itu, sistem internet juga untuk memudahkan administrasi di desa, termasuk penyusunan pelaporan pertanggungjawaban dana desa melalui Siskeudes,” ungkapnya.
 
Sumber        : kemendesa.go.id
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

About admin

Check Also

Wakil Wali Kota Resmikan Kantin SMP 5 Banjar

    Wakil Wali Kota Banjar resmikan kantin SMP 5 Banjar, kantin ini didirikan berkat …

Kunjungan Kerja Presiden Jokowi ke Kota Banjar

   Presiden Jokowi mengunjungi Pasar Banjar, Selasa (16/1) pagi. Kedatangannya tersebut untuk membagikan paket sembako …