Home / Berita Banjar / Informasi Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar (6)

Informasi Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar (6)

Kegiatan : Pengembangan Bibit Ikan Unggul di Masyarakat
Foto :        
Uraian Informasi :
     Dalam rangka mewujudkan Kota Banjar sebagai Kota Agropolitan diperlukan upaya yang efektif, efisien dan berkelanjutan melalui pembangunan perikanan. Salah satu program dalam pembangunan perikanan di Kota Banjar adalah Program Pengembangan Budidaya Perikanan.Untuk mengetahui dan mengendalikan hama penyakit ikan dan kesehatan lingkungan maka dipandang perlu untuk melaksanakan sosialisasi dan pengendalian hama penyakit ikan dan kesehatan lingkungan agar pengembangan bibit ikan unggul di masyarakat bisa terlaksana/tercapai sesuai yang diharapkan.
    Maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan dan pengendalian hama penyakit ikan dan kesehatan lingkungan di kelompok-kelompok perikanan di Kota Banjar.Adapun tujuannya untuk bahan kebijakan lebih lanjut dalam pengembangan budidaya perikanan di Kota Banjar.
     Sasaran dari kegiatan ini adalah Kelompok Perikanan di Kota Banjar.
   Pengembangan Bibit Ikan Unggul di masyarakat melalui sosialisasi dan pengendalian hama penyakit ikan dan kesehatan lingkungan akan dilaksanakan pada kelompok-kelompok perikanan yang diprioritaskan pada kelompok perikanan di wilayah Kota Banjar.
Sumber : Bidang Perikanan

 

Kegiatan   Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
Foto         
Uraian Informasi  
     Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak masih menjadi skala prioritas karena keamanan pangan dan ketahanan pangan asal hewan harus terjamin kesehatannya. Selain itu pengendalian penyakit Zoonosis juga menjadi salah satu prioritas dalam mendukung program pemberantasan penyakit Zoonosis di Jawa Barat. Di samping itu untuk meminimalisir Penyakit Hewan menular ternak terutama yang zoonosis (menular ke manusia dan sebaliknya), serta produksi ternak harus terus ditingkatkan untuk mendukung ketersediaan daging yang aman sehat utuh dan halal (ASUH). Kegiatan diprioritaskan pada kelompok ternak budidaya, Rumah Potong Hewan Ruminansia dan Rumah Potong Ayam.
     Maksud dari Kegiatan ini adalah mengendalikan penyakit hewan menular ternak, adapun tujuan dari kegiatan ini adalah :
a.    Pencegahan penyakit menular ternak dan zoonosis.
b.   Meningkatkan pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.
c.    Meningkatkan produksi dan produktivitas ternak.
d.   Meningkatkan pendapatan peternak.
      Target atau sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan Pemeliharaan Kesehatan Hewan dan Pencegahan Penyakit Menular Ternak adalah : Kelompok ternak budidaya se-Kota Banjar, rumah potong hewan ruminansia dan rumah potong unggas, pelaku usaha budidaya peternakan.
a.   Ruang Lingkup Kegiatan :
–       Penyusunan jadwal monitoring dan evaluasi kegiatan keswan dan kesmavet.
–       Penysunan tim kegiatan monitoring keswan kesmavet meliputi kegiatan pemeriksaan hewan ternak di hari idul fitri dan qurban, pengendalian penyakit hewan menulat seperti vaksinasi ai, rabies dan desinfeksi, pemeriksaan hasil produksi ternak (daging dan susu) ke pasar tradisional dan modern.
–       ATK.
–       Belanja bahan atau material sarana dan prasarana penunjang.
–       Perjalanan dinas dalam daerah.
–       Perjalanan dinas luas daerah.
b.   Lokasi Pekerjaan adalah :
–       Pemilik ternak dan hewan kesayangan.
–       Rumah potong hewan ruminansia.
–       Rumah potong unggas.
–       Pelaku usaha peternakan.
c.    Fasilitas Penunjang :
–       Baju tim kesmavet.
–       Peralatan pemeriksaan daging.
–       Peralatan pemeriksaan hewan qurban.
–       Cap Ternak Sehat untuk hewan qurban.
–       Pin Sehat.
         Kegiatan dilaksanakan dari Bulan Januari sampai dengan Bulan Desember 2017.
Sumber : Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan

 

Kegiatan : Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
Foto :        
Uraian Informasi :
     Pengembangan pertanian sektor peternakan masih di titik beratkan pada budidaya dalam mendukung program swasembada daging nasional dan optimalisasi kegiatan pengendalian penyakit hewan dan gangguan reproduksi untuk meningkatkan produksi dan produktivitas peternakan di Kota Banjar serta adanya program UPSUS / upaya khusus SIWAB (Sapi Induk Wajib Bunting). Manfaat yang diperolah melalui pembangunan peternakan melalui kegiatan pembibitan dan perawatan ternak adalah : Terciptanya wawasan agribisnis, berkembangnya rintisan sentra perbibitan ternak sapi, ternak domba dan kambing, serta merangsang tumbuhnya industri-industri olahan bahan pangan asal hewan. Penyusun Kerangka Acuan Kerja yang disusun untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pembibitan dan perawatan ternak mengacu kepada DPA SKPD No: 2.03.01.22.02.5.2 tanggal 17 Januari tahun 2017, tentang APBD II. Anggaran Belanja Daerah Kota Banjar.
Kegiatan Pembibitan dan Perawatan Ternak TA. 2017 menggunakan Dana APBD Kota Banjar. Adapun tujuannya adalah :
1.   Meningkatnya populasi ternak terutama sapi untuk mendukung program percepatan swasembada produksi daging nasional.
2.   Meningkatnya produksi hasil ternak.
3.   Meningkatnya pelaku usaha bidang peternakan khusunya pembibitan.
4.   Terfasilitasinya sarana dan prasarana produksi peternakan (sarana IB, alat dan mesin peternakan).
5.   Bertambahnya akseptor ternak sapi domba dan kambing di Kota Banjar.
Sasaran dari kegiatan ini adalah :
a.    Meningkatnya efisiensi, efektifitas dalam pelaksanaan program/kegiatan.
b.   Meningkatnya output dan outcome sesuai dengan sasaran pembanguna yang telah ditetapkan.
Persiapan :
a.   Ruang Lingkup Kegiatan :
–  Penyusunan tim atau panitia kegiatan Pembibitan dan Perawatan Ternak meliputi kegiatan perencanaan pekerjaan survei dan observasi lapangan, pelayanan Inseminasi Buatan di peternak dan pelaporan hasil kegiatan.
–  Penyusunan tim Inseminator, PKB, ATR dan penyedia jasa Dokter Hewan meliputi kegiatan Inseminasi Buatan, Transfer Embrio, Sinkronisasi Birahi, Pemeriksaan Kebuntingan dan Penanganan Penyakit Gangguan Reproduksi.
–   Monitoring dan evaluasi ke kelompok ternak terutama ke kelompok pembibitan ternak.
–   Administrasi meliputi belanja ATK, belanja bahan sarana penunjang belanja perjalanan dinas dalam daerah maupun luar daerah.
b.   Lokasi Pelaskanaan Kegiatan :
–       Sentra pembibitran ternak di kelompok ternak binaan di Kota Banjar.
–       Peternak mandiri yang tersebar di empat kecamatan.
–       Peternak mitra ( masih dalam proses rencana).
c.    Fasilitas Penunjang Kegiatan :
–       Container beserta nitrogen cair, semen beku sapi dan embrio ternak.
–       Peralatan IB berupa (tas gendong, Gun IB, plastik glop, gelas towing).
–       Peralatan Embrio Transfer.
–       Kendaraan roda dua.
d.   Evaluasi dan Monitoring
Monitoring kegiatan pembibitan dan perawatan ternak TA 2017 dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar dengan melaksanakan pendataan secara berkala dan pelaksanaan administrasi dengan baik. Evaluasi dilakukan dalam rangka verifikasi kegiatan dan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi kondisi dan permasalahan dan dihadapi yang segera ditindaklanjuti khususnya dalam rangka pengembangan peternakan di Kota Banjar.
Sumber : Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan
Sumber        : Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

About admin

Check Also

Kota Peduli Hukum dan HAM

   Puncak peringatan ke-69 Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia diadakan di The Sunan Hotel, …

Presiden Jokowi Ingin Tata Kelola APBN Disederhanakan

    Presiden Joko Widodo hari ini, Rabu, 6 Desember 2017, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan …