Home / Berita Banjar / Informasi Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar (5)

Informasi Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar (5)

Kegiatan

: Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian / Perkebunan
Foto :     
Uraian Informasi :
      Target pencapaian Swasembada Berkelanjutan Padi (swasembada pangan) dalam waktu 3 (tiga) tahun dan peningkatan produksi hortikultura memerlukan upaya khusus mengingat berbagai permasalahan subtantif yang dihadapi. Upaya peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman melalui peningkatan ketersediaan air irigasi, benih, pupuk, dan penyediaan alsintan harus segera dilaksanakan. Untuk mencapai sasaran kegiatan diatas, salah satu strategi yang dapat dilaksanakan adalah percepatan pengolahan tanah dan penanaman secara serentak melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan). Oleh karena itu, ketersediaan alsintan khususnya pra-panen sangat diperlukan di sentra-sentra tanaman pangan dan hortikultura untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pekerjaan.
     Maksud kegiatan Pengadaan Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian/Perkebunan Tepat Guna adalah tersedianya sarana dan prasarana pertanian berupa POMPA AIR 8 Inc. Adapun tujuannya adalah : terfasilitasinya alat dan mesin pertanian berupa pompa air di kelompok tani di Kota Banjar.
   Target atau sasarannya adalah terlaksananya penyediaan dan penyaluran bantuan alsintan yang diberikan kepada kelompok tani penerima bantuan, terlaksananya penyaluran alsintan serta pemanfaatan yang optimal bagi penerima bantuan alsintan untuk penyediaan air.
     Nama Organisasi Pengadaan Barang :
·      K/L/D/I Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
·      Satker / SKPD Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
a. Ruang lingkup kegiatan Pengadaan Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian/Perkebunan Tepat Guna adalah :
–   Pompa air 8 “
–   Selang hisap 8 “
–   Selang buang 8”
–   Bangunan pompa
b.  Lokasi pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah di Desa Batulawang Kecamatan Pataruman
c.    Fasilitasi penunjang yang disediakan oleh PA/KPA/PPK
     Jangka waktu pelaksanaan konstruksi selama 90 hari kalender terhitung sejak tanggal ditetapkannya SPK. Menggunakan tenaga ahli jika diperlukan.
Sumber : Bidang Pertanian

 

Kegiatan  : Pengembangan Budidaya Perikanan
Foto  :       
Uraian Informasi
     Secara ekonomis, usaha budidaya lele sangat menguntungkan serta tidak membutuhkan perawatan yang tidak terlalu rumit. Kebutuhan pakan merupakan komponen biaya produksi terbesar yaitu berkisar antara 80-85% dari total biaya produksi. Saat ini komponen terbesar biaya produksi dikarenakan mahalnya harga pakan sehingga menjadi kendala. Oleh karena itu, melalui teknologi bioflok yang mampu mengolah limbah untuk meminimalkan limbah sekaligus mendaur ulang limbah menjadi pakan merupakan jalan keluar dalam menciptakan budidaya ikan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, efisien dalam penggunaan air maupun pakan.
     Budidaya ikan lele sistem bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil (floc) yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Sistem bioflok ini efektif dan mampu mendongkrak produktifitas karena dalam kolam yang sempit dapat di produksi ikan lele yang lebih banyak. Biaya produksi juga berkurang dan budidaya ikan juga relatif lebih singkat jika dibandingkan dengan budidaya secara konvensional.
Maksud dari kegiatan ini adalah penerapan sistem teknologi bioflok pada ikan lele, adapun tujuan dari kegiatan ini adalah :
a.    Mengurangi biaya produksi
b.   Meningkatkan produktifitas
c.    Meningkatkan produksi
d.   Budidaya ikan juga relatif lebih singkat jika dibandingkan dengan budidaya secara konvensional
Target atau sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan pembinaan dan pengembangan perikanan di masyarakat :
a.    Percontohan penerapan teknologi bioflok pada ikan lele di ke 2 kelompok.
b.   Sosialisasi penerapan teknologi bioflok.
Nama organisasi pengadaan barang dan jasa :
–       K/L/I Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
–       Satker/SKPD Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
a.    Ruang lingkup kegiatan :
–       Honor narasumber
–       ATK
–       Belanja makan minum peserta sosialisasi
–       Bahan percontohan bioflok
–       Perjalanan dinas dalam daerah
–       Perjalanan dinas luar daerah
b.   Lokasi Pekerjaan adalah :
–        Kelompok Mina Karya Gupin
Lingkungan Pintu Singa Kelurahan Banjar Kec. Banjar
–        Kelompok Mina Maju Lancar
Dusun Kalapasabrang Desa Kujangsari Kec. Langensari
Kegiatan dilaksanakan dari Bulan Januari sampai dengan Bulan Desember 2017, dan menggunakan tenaga ahli/narasumber yang berkompeten untuk melaksanakan kegiatan penerapan teknologi bioflok ikan lele.
Sumber : Bidang Perikanan

Kegiatan : Pengembangan Perikanan di BBI
Foto :
       
Uraian Informasi
:
     Dalam kegiatan perikanan budidaya, sinergitas mata rantai produksi setidaknya dapat dikelompokkan dalam beberapa segmentasi yakni pembenihan, pendederan dan pembesaran. Dengan potensi perikanan yang ada, pemerintah Kota Banjar akan terus mengembangkan budidaya ikan di Balai Benih Ikan Kubangsari sebagai pemasok benih ikan bermutu khususnya gurame, untuk memenuhi permintaan benih dari dalam maupun luar Kota Banjar.
     Maksud dari kegiatan ini adalah terfasilitasinya kegiatan perbenihan di BBI, adapun tujuannya adalah tersedianya benih ikan gurame, mas, tawes, dan nila di BBI. Target atau sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan Pengembangan Perikanan di Balai Benih Ikan (BBI) ini adalah tersedianya benih ikan gurame, mas, tawes dan nila di BBI.
     Nama Organisasi Pengadaan Barang dan Jasa :
–        K/L/I Pemerintah Kota Banjar
–        Satker/SKPD Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
a.     Ruang Lingkup kegiatan Pengembangan Perikanan di Balai Benih Ikan (BBI) adalah :
– Belanja ATK
– Belanja Materai
– Belanja bahan obat-obatan (probiotik)
– Belanja bahan kimia dan pupuk
– Belanja bahan kapur pertanian
– Belanja pakan induk dan benih
– Belanja jasa tenaga kerja non pegawai
– Belanja cetak dan pengadaan
– Belanja perjalanan dinas
b. Lokasi Pekerjaan adalah UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar.
Jangka waktu pelaksanaan dari Bulan Januari sampai dengan bulan Desember tahun 2017. Menggunakan  tenaga ahli jika diperlukan.
Sumber : UPTD Balai Benih Ikan ( BBI )
Sumber        : Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

About kominfo banjar

Check Also

Pemerintah Tetapkan Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Tes CPNS

JAKARTA – Kesempatan untuk mengabdi kepada negara telah dibuka Pemerintah melalui rekrutmen calon pegawai negeri sipil …

Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa di Desa Cibeureum

Salah satu  tujuan diselenggarakannya kegiatan BSMSS adalah memberikan motivasi sekaligus stimulant kepada masyarakat, karena melalui …