Home / Berita Banjar / Informasi Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar (3)

Informasi Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar (3)

Kegiatan
:
Penyuluhan Sumber Pangan Alternatif
Foto
:
      
Uraian Informasi
:
     Revitalisasi pertanian merupakan tonggak kebangkitan pembangunan pertanian dan merupakan bagian dari pembangunan pemerintah Kota Banjar yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, taraf hidup dan kemandirian petani serta mendukung program swasembada pangan, khususnya bagi kebutuhan masyarakat Kota Banjar. Konsumsi pangan yang berkualitas ditunjukkan dengan keragaman jenis pangan dan keseimbangan gizi antara pola konsumsi pangan sehari-hari yang dibutuhkan tubuh agar dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan.
     Maksud dan tujuan dari kegiatan Penyuluhan Sumber Pangan Alternatif :
a. Meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman).
b. Meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan prinsip B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman).
c. Mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) berbasis sumber daya lokal.
     Target atau Sasarannya meliputi :
  1. Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman.
  2. Meningkatnya kreativitas masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam menyusun dan menciptakan menu beragam, bergizi, seimbang dan aman berbasis sumber daya lokal.
       Kegiatan penyuluhan sumber pangan alternatif yaitu terselenggaranya Lomba Cipta Menu tingkat Provinsi. Menyusun menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), sehari untuk satu keluarga.
Pelaksanaan kegiatan penyuluhan sumber pangan alternatif untuk lomba cipta menu tingkat provinsi adalah :
  1. Sosialisasi lomba cipta menu tingkat provinsi tahun 2017, waktu pelaksanaan minggu ketiga bulan April 2017.
  2. Penyerahan nama peserta dari Kabupaten/Kota kepada panitia provinsi, waktu pelaksanaan minggu pertama bulan Juli tahun 2017.
  3. Penyerahan resep menu lomba dari tiap peserta kepada panitia provinsi, waktu pelaksanaan paling lambat minggu pertama bulan Juli 2017.
  4. Technical meeting lomba cipta menu tingkat provinsi tahun 2017, waktu pelaksanaan H-1 pelaksanaan lomba cipta menu tingkat provinsi tahun 2017.
  5. Pelaksanaan lomba cipta menu tingkat provinsi Tahun 2017, waktu pelaksanaan minggu keempat bulan Juli tahun 2017.
Sumber
:
Bidang Ketahanan Pangan .

 

Kegiatan
:
Pengendalian Penyakit Hewan, Ikan dan Tanaman
Foto
:
           
Uraian Informasi
:   
     Manfaat yang diperoleh melalui pembangunan peternakan melalui kegiatan Pengendalian Penyakit Hewan, Ikan dan Tanaman adalah : Terciptanya wawasan agribisnis, berkembangnya budidaya ternak, ikan dan tanaman pangan lainnya serta merangsang tumbuhnya industri-industri olahan bahan pangan asal hewan.
Pengendalian Penyakit Hewan, Ikan dan Tanaman T.A 2017 menggunakan dana APBD Kota Banjar. Adapun tujuannya adalah :
  1. Meningkatnya pemberantasan dan pengendalian penyakit menular berbahaya pada ternak, ikan dan tanaman.
  2. Meningkatnya komoditas produksi hasil ternak, ikan dan tanaman.
  3. Meningkatnya pelaku usaha bidang peternakan, perikanan dan pertanian.
  4. Terfasilitasinya sarana dan prasarana obat-obatan vaksin dan sarana bio security (untuk mengendalikan ternak, ikan dan tanaman).
         Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah :
   a.   Meningkatnya efisiensi, efektifitas dalam pelaksanaan program/kegiatan
 b.  Meningkatnya output dan outcome sesuai dengan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan.
         Persiapan :
a.     Ruang lingkup kegiatan :
  • Penyusunan Tim atau Panitia kegiatan pengendalian penyakit ternak, ikan dan tanaman. Meliputi kegiatan pemeriksaan ternak, ikan dan tanaman di sentra pengembangan serta pengendalian penyakitnya.
  • Monitoring dan evaluasi ke kelompok pelaku usaha ternak, ikan dan tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura.
  • Administrasi meliputi belanja ATK, belanja bahan sarana penunjang POS KESWAN, belanja perjalanan dinas luar daerah.
b.    Lokasi Pelaksanaan Kegiatan :
  • Sentra produksi ternak, ikan dan tanaman se Kota Banjar
  • Kios/dan broker ternak, ikan dan tanaman di seluruh daerah Kota Banjar.
c.     Fasilitas Penunjang Kegiatan :
  • Sarana dan prasarana kebutuhan bio security.
  • Stok obat-obatan, vaksin, dll.
  • Kendaraan roda dua.
d.    Evaluasi dan Monitoring
     Kegiatan Pengendalian penyakit hewan, ikan dan tanaman TA 2017 dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar dengan melaksanakan pendataan secara berkala dan pelaksanaan administrasi dengan baik. Evaluasi dilakukan dalam rangka verifikasi kegiatan dan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi kondisi dan permasalahan dan dihadapi yang segera ditindaklanjuti khususnya dalam rangka pengobatan dan pengendalian penyakit menular ternak, ikan dan tanaman Kota Banjar.
Sumber
:
UPTD Pos Kesehatan Hewan dan Perlindungan Tanaman.

 

Kegiatan

:
Peningkatan Kemampuan Lembaga Petani
Foto :    

   

Uraian Informasi :

     Dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K) mengamanatkan bahwa penyelenggaraan penyuluhan menjadi wewenang dan tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Wewenang dan tanggung jawab pemerintah tersebut diwujudkan antara lain dengan menyelenggarakan Revitalisasi Penyuluhan Pertanian yang meliputi aspek-aspek penataan kelembagaan, ketenagaan, penyelenggaraan, sarana dan prasarana, serta pembiayaan penyuluhan. Agar revitalisasi Penyuluhan Pertanian dapat berjalan secara produktif, efektif dan efisien, perlu dilakukan identifikasi sumberdaya dan program-program pembangunan pertanian, baik yang dilaksanakan oleh pemerintah, swasta maupun masyarakat.

     Adapun maksud dari Kegiatan Peningkatan Kelembagaan Petani :
  1. Melaksanakan monev kelembagaan petani.
  2. Meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan petani dan penyuluh pertanian.
  3. Penilaian penyuluh pertanian.
  4. Pembinaan terhadap PPL dan kelembagaan petani.
    Tujuan dari Kegiatan Peningkatan Kelembagaan Petani adalah :
  1. Meningkatkan kemampuan kelembagaan petani.
  2. Meningkatkan koordinasi antara pelaku usaha tani dan pemerintah daerah.
  3. Meningkatkan peran serta dan kerjasama masyarakat pertanian.
  4. Meningkatnya kinerja penyuluh.
         Target atau sasaran nya adalah :
  1. Sasaran kegiatan Peningkatan Kelembagaan Petani adalah masyarakat pertanian, kelompok tani, Kelompok Wanita Tani,Gapoktan, Taruna Tani, yang ada di Kota Banjar.
  2. Kegiatan pembinaan, monitoring dan evaluasi kelembagaan petani.
  3. Penyuluh Pertanian dan Perikanan.
     Indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur keberhasilan Kegiatan Peningkatan Kelembagaan Petani antara lain :
–          Output :
  1. Pembinaan PPL dan Kelembagaan Petani
  2. Monitoring dan evaluasi PPL dan Lembaga Pertanian
  3. Melaksanakan HKP dan Penas
  4. Melaksanakan koordinasi
–          Outcome :
  1. Terlaksananya Monev Kelembagaan Petani
  2. Terlaksananya Temu Teknologi, Temu Usaha dan Temu Lapang Tingkat Kota Banjar
  3. Terlaksananya PENAS
  4. Terlaksananya Musyawarah Daerah
  5. Terlaksananya Pertemuan dan Pelatihan
–          Indikator Impact :
  1. Meningkatnya kelembagaan petani
  2. Meningkatnya pengetahuan, sikap dan keterampilan petani
  3. Meningkatnya kinerja Penyuluh Pertanian dan Perikanan
  4. Terlaksananya koordinasi
     Peningkatan Kelembagaan Petani akan dilaksanakan di empat kecamatan di Kota Banjar yaitu Kecamatan Banjar, Purwaharja, Pataruman dan Langensari dengan metode pembinaan, pertemuan, pelatihan, monitoring dan evaluasi.
     Materi atau bahan yang akan disampaikan pada Kegiatan Peningkatan Kelembagaan Petani adalah sebagai berikut :
  1. Materi pembinaan adalah pembinaan kepada PPL dan Kelembagaan Petani yaitu mengenai manajemen, operasional, administrasi dan pelaporan.
  2. Materi Bimbingan Teknis dan Pelatihan meliputi manajemen organisasi administrasi, dinamika kelompok dan teknis pertanian dan perikanan
    Pelaksana kegiatan Peningkatan Kelembagaan Petani adalah :
  1. Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi Kelembagaan Petani dilakukan oleh Pelaksana Kegiatan Pengembangan Kelembagaan Petani, bersama-sama dengan PPL.
  2. Bimbingan teknik dilaksanakan oleh Pelaksana Kegiatan Pengembangan Kelembagaan Petani.
Sumber : UPTD Penyuluhan.
Sumber        : Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

About kominfo banjar

Check Also

Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa di Desa Cibeureum

Salah satu  tujuan diselenggarakannya kegiatan BSMSS adalah memberikan motivasi sekaligus stimulant kepada masyarakat, karena melalui …

Monitoring dan Evaluasi Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Jawa Barat

Dalam rangka monitoring dan evaluasi Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019, Tim Monev Kesatuan Gerak …