Home / Berita Banjar / 450 Satgas Pamtas Yonif Raider 323/BP Dilepas

450 Satgas Pamtas Yonif Raider 323/BP Dilepas

  Sebanyak 450 personil Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 323/Buaya Putih (BP) yang ditugaskan ke perbatasan RI – PNG, dilepas secara resmi dalam upacara pelepasan yang dipimpin langsung Dandim 0613 Ciamis, letkol Arm. Reza Nur Patria, MSi. di Mako Yonif Raider 323/BP, Selasa, 21 November 2017.
     Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali kota Banjar, H. Darmadji Prawirasetia dan Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin.
     Wakil Wali Kota Banjar berpesan kepada personil Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan semoga bisa menjalankan tugas negara dengan sebaik mungkin serta bisa membawa nama baik Korps Kesatuan dan juga bisa pulang kembali dalam keadaan selamat dan sehat wal’afiat.
        “Ada 9 titik perbatasan yang dijaga 450 personil. Terkait keberadaan gerakan separatis bersenjata di kawasan itu relatif aman. Makanya, saat melakukan penjagaan perbatasan, personil terfokus mengawasi kemungkinan adanya penyulundupan BBM, sembako dan barang ilegal lainnya. Kendati itu, personil tetap siaga mengantisipasi kemungkinan gerakan separatis yang tak terduga nantinya,” ujar Dandim 0613 Ciamis, letkol Arm. Reza Nur Patria, MSi.
    Hal senada dikatakan Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 323/BP, Letkol Inf.Agust Jovan Latuconsina. Menurutnya, selama bertugas di lapangan nanti, pihaknya akan senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan selalu menilai di suatu kawasan itu musuh ada ada dimana-mana. “Berdasar informasi intelejen, tokoh masyarakat adat dan agama tempat kami bertugas itu aman dan tidak ada gerakan separatis bersenjata selama 6 bulan terakhir ini. Tetapi, kami akan selalu menilai kawasan itu rawan, supaya tetap waspada nantinya,” katanya.
   Dijelaskan dia, tugas pembinaan teritorial, selain membangkitkan rasa nasionalisme NKRI, juga berupaya menyampaikan pesan agar kebiasaan lama dan buruk dirubahnya. Misal, terkait tradisi mabuk-mabukan itu. “ Kami bertugas menjaga patok perbatasan RI – PNG itu selama 9 bulan. Jika ditotalkan dengan lamanya perjalanan mencapai 11 bulan,” tuturnya.
    Lebih lanjut dia berharap seluruh personil yang berangkat bertugas sekarang ini, bisa kembali lagi ke Banjar dengan jumlah yang utuh dan sehat. Ayah Danyon Raider 323/BP, Muhammad Latuconsina, selaku orang tua dirinya hanya meminta perlindungan Allah SWT. “Diyakini, berkah perlindungan Allah SWT, semuanya aman dan selamat,” ucap Muhammad Latuconsina, saat hadir melepas anaknya bertugas ke perbatasan RI – PNG.
Sumber        : Bagian Humas Setda Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

About admin

Check Also

Kota Peduli Hukum dan HAM

   Puncak peringatan ke-69 Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia diadakan di The Sunan Hotel, …

Presiden Jokowi Ingin Tata Kelola APBN Disederhanakan

    Presiden Joko Widodo hari ini, Rabu, 6 Desember 2017, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan …