Home / Berita Banjar / Wakil Wali Kota Banjar Kunjungi Peternak Ikan Dan KWT Di Jelat Pataruman

Wakil Wali Kota Banjar Kunjungi Peternak Ikan Dan KWT Di Jelat Pataruman

Jum,at 3 Juli 2020 Wakil Wali Kota Banjar melakukan silaturahmi ke Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar Mina Rahayu di Jelat Pataruman. Hadir dalam kesempatan itu Camat dan Lurah Pataruman, Kapolsek, dan Danramil, serta anggota Pokkan Mina Rahayu.  Menurut Ketua Pokkan Mina Rahayu Nono Sutandi menjelaskan bahwa walaupun belum genap setahun dibentuk, Kelompok Perikanan Mina Rahayu Lingkungan Jelat, RW 04 Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, telah dapat menghasilkan 1 ton ikan lele dalam sebulan. “Alhamdulillah untuk ikan lele dalam sebulan telah menghasilkan 1 ton, dan untuk ikan jenis lainya seperti nila, mujaer baru bisa panen beberapa kuintal, sementara gurame baru bisa panen hanya 800 ekor,” ujarnya.
Bermula bulan Agustus 2019, jelas Nono, persiapan demi persiapan dilakukan Kelompok Perikanan Mina Rahayu serta antusias dan semangat masyarakat dalam melaksanakan yang kemudian diresmikan pada Januari 2020. “Dengan 42 anggota, sekarang ini sudah terdapat 60 kolam. Selain itu, juga sudah terbentuk KWT (Kelompok Wanita Tani),” katanya. Dia bersyukur karena di Mina Rahayu ini gak ada kendala untuk masalah air. Meskipun kemarin diwaktu musim kemarau, untuk air masih normal disini. “Makanya alhamdulillah bisa ada yang panen dalam 3 bulan sekali. Dari hasil panen, kami biasa menjual Rp. 15.000 perkilo yang biasa dijual ke Bogor, Tasikmalaya dan kota besar lainya,” terangnya. Nono menambahkan untuk panen lele biasa dilakukan dalam 3 bulan sekali, sementara untuk gurame 6 bulan sekali.
Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana yang juga selaku penasehat Kelompok Perikanan Mina Rahayu mengatakan sebenarnya ini merupakan program nasional yang kemudian menjadi program provinsi, kabupaten dan kota, bagaimana program ketahanan pangan ini bisa dilakukan dengan baik. “Nah ini salah satu bentuk implementasi dilapangan yang diupayakan oleh pemerintah dengan masyarakat,” katanya. Dimana masyarakat berinovasi sendiri yang kemudian dilakukan koordinasi, barulah disana ada sinergi antara masyarakat dengan pemerintah. “Kan ada pemerintah punya program duluan kemudian diserap oleh masyarakat, ada juga masyarakat yang berinisiatif duluan yang kemudian pemerintah turun setidak tidaknya bisa memfasilitasi bagaimana ketahanan pangan itu bisa berjalan dengan baik,” jelasnya. Baru kemarin malah kita merapatkan program ketahanan pangan ditengah kondisi Covid-19 ini sangat cocok. Seperti tadi yang saya bilang di sambutan saya KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) bagaimana halaman yang sedikit itu bisa produktif.
Beliau berharap ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat yang lain, bahwa kita jangan putus asa dikarenakan tidak punya lahan. Masih banyak potensi potensi  yang bisa dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan.
“Pada intinya dengan lahan yang tidak luas pun program ketahanan pangan bisa dilaksanakan. Dan ini mudah mudahan menjadi motivasi untuk daerah lainya,” tutupnya. Diakhir acara Wakil Wali Kota juga memberikan bantuan bibit ke KWT Bina Rahayu.

Sumber     : Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2020

About Kominfo Banjar

Check Also

Pengurus Baznas 2020-2025 Dilantik

Wakil Wali Kota Banjar, H.Nana Suryana mewakili Wali Kota melantik kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional …

Update Data Covid-19 Kota Banjar

Sumber     : Gugus Tugas COVID-19 Kota Banjar Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2020 …