Home / Berita Banjar / Wakil Wali Kota Banjar Hadiri Hajat Bumi Pulo Majeti

Wakil Wali Kota Banjar Hadiri Hajat Bumi Pulo Majeti

Pulo Majeti merupakan salah satu situs dari 27 situs budaya yang ada di Kota Banjar, yang namanya terkenal sampai ke luar Pulau Jawa. Keberadaannya yang kental dengan mistik banyak dikunjungi oleh berbagai pendatang, mulai dengan tujuan wisata budaya, ziarah dan ngalap berkah sampai penelitian budaya.
Rabu, 26 Agustus 2020 kasepuhan Pulo Majeti menggelar ritual hajat bumi yang bertemakan Calagara Ngabumi di Pulo Majeti. Acara ini diadakan pada 7 Muharam dan diagendakan setiap tahunnya digelar sebagai upaya pelestarian budaya.
Hadir dalam hajat bumi tersebut Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, Rektor Universitas Galuh, Yat Rospia, Lurah Purwaharja, Erik Kiswanto, Kabid Kebudayaan pada Disdikbud Kota Banjar dan para budayawan yang hadir dari berbagai kota. Upaya pelestarian situs bersejarah ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara meriah. Hal tersebut dikarenakan situasi pandemi yang saat ini masih membatasi aktivitas masyarakat sehingga gelaran hajat bumi kali ini dilakukan secara sederhana namun tanpa meninggalkan kekhidmatannya.
Dalam sambutannya, Lurah Purwaharja mengatakan bahwa gelaran hajat bumi ini akan menjadi salah satu tradisi setiap tahunnya. “Sayangnya, karena pandemi jadinya hajat bumi ini digelar secara sederhana dengan tetap memakai protokol kesehatan dan membatasi tamu undangan. Kendati demikian, acara ini berlangsung khidmat dan wawargian Pulo Majeti ini tetap memiliki semangat tinggi bukan hanya untuk merawat kelestarian budaya situs ini tapi juga meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakatnya,” urainya.
Hal senada dikatakan Wakil Wali Kota Banjar yang nampak antusias mengikuti prosesi acara. Dalam keterangan persnya, dikatakan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi agenda rutin hajat bumi sebagai tradisi pelestarian budaya.
“Pengembangan situs ini akan disinergiskan dengan rencana pemerintah dalam pembangunan jembatan Bebedahan yang akan menghubungkan Kota Banjar dengan Kabupaten Cilacap. Nantinya jembatan tersebut akan menjadi alternatif jalur lintas dari Jawa Tengah dan bisa berdampak baik terhadap perekonomian warga sekitarnya. Disini nantinya bisa dijadikan rest area sekaligus wisata budaya dan UMKM dari warga lokal dapat mendongkrak produk-produk lokal kita,” bebernya.
Menurutnya, situs budaya ini merupakan salah satu aset yang harus dilestarikan. Sebagai wisata budaya, dengan hajat bumi ini akan memberikan juga edukasi ke masyarakat luas tentang image mistik yang menyiratkan Pulo Majeti identik dengan pasugihan.

Sumber     : Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2020

About Kominfo Banjar

Check Also

Wali Kota Hadiri World Contraception Day

Kamis, 17 September 2020, bertempat di Klinik PKU Muhammadiyah, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana …

Update Data Covid-19 Kota Banjar

Sumber     : Gugus Tugas COVID-19 Kota Banjar Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2020 …