Home / Berita Banjar / Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-16 Tahun 2019

Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-16 Tahun 2019

  Rabu, 20 Februari 2019 bertempat di Taman Kota Lapang Bhakti Banjar, Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih memimpin langsung Upacara Hari Jadi Kota Banjar ke-16 Tahun 2019, acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Rhyzanul Ulum, Sesepuh Kota Banjar, H. Herman Sutrisno, mantan Wakil Wali Kota Banjar 2008-2013, H. Darmadji, Ketua dan Anggota DPRD Kota Banjar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pejabat Sipil, TNI, Polri, Kejaksaan, para Kepala OPD, Camat, Lurah, Kades, Alim Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM, Media, serta tamu undangan lainnya.
  Dalam sambutannya Wali Kota mengatakan bahwa Kota Banjar sekarang genap berusia 16 tahun. Dalam usianya yang masih muda, Kota di ujung timur Provinsi Jawa Barat ini ternyata telah mampu mensejajarkan diri dengan kabupaten atau kota lainnya di tanah air. Hari jadi merupakan salah satu momentum untuk meningkatkan semangat pembangunan dan pengembangan daerah pada semua lapisan masyarakat.  Saat yang tepat melakukan refleksi, evaluasi dan resolusi diri dalam upaya menjangkau masa depan yang jauh lebih baik, aman mandiri dan sejahtera. Banjar melepaskan diri dari kabupaten induknya yakni Kabupaten Ciamis, terus memacu diri dalam semua bidang kehidupan kemasyarakatan, ditunjang dengan pembangunan infrastruktur yang semakin lengkap. Pesatnya pembangunan, telah mengubah Kota Banjar yang sebelumnya hanya kota kecil, berubah menjadi lebih maju dan bersinar.
  Gencarnya pembangunan infrastruktur pemerintahan maupun publik terus tumbuh untuk memenuhi kebutuhan warganya yang juga tingkat kesejahteraannya semakin meningkat. Hampir setiap sudut kota ada pembangunan. Keberadaan fasilitas, berdampak positif dengan semakin menggeliatnya roda kehidupan perekonomian masyarakat yang semakin mandiri. Di lain pihak, pelayanan pemerintah terus dipacu untuk lebih memudahkan pelayanan masyarakat. Pertumbuhan bidang ekonomi pun terus menunjukkan tren positif. Dari tahun ke tahun indikator Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Banjar menunjukan peningkatan yang semakin baik.
  Duet kepemimpinan Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih dan Wakil Wali Kota, Nana Suryana bahu membahu mewujudkan berbagai program kerja yang menjadi janji ketika manggung dalam percaturan politik di Kota Banjar. Hal itu diwujudkan dalam visi Kota Banjar, “BANJAR BERSERI” sesuai dengan tagline dari visi Pemerintahan ASIH SAENYANA yaitu “Dengan Iman dan Taqwa Kita Wujudkan Kota Banjar yang Bersih Pemerintahannya, SEjahtera Masyarakatnya, AsRI Lingkungannya Menuju Banjar Agropolitan”.
  Ada lima kata kunci dalam visi tersebut, diantaranya: IMTAQ : Sebagai pribadi yang muslim dan berupaya menjadi pemimpin yang amanah dalam rangka mewujudkan visi, maka iman dan taqwa harus menjadi landasan utama dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan. BERSIH : Kondisi penyelenggaraan pemerintahan yang terhindar dari praktik KKN, mengedepankan pelayanan prima  yang didukung oleh profesionalisme aparatur, transparansi dan akuntabel. SEJAHTERA : Kondisi masyarakat yang mampu melangsungkan kehidupan individu maupun kelompok secara layak, sehat dan produktif, adanya ketentraman lahir batin serta tidak diliputi oleh rasa takut. ASRI : Kondisi lingkungan yang tertata, aman, sehat, rindang dan indah. AGROPOLITAN : Kondisi Kota Banjar yang aktivitas ekonominya berbasiskan agrobisnis, agroindustri, agrowisata, pusat distribusi produk-produk ataupun jasa pertanian.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ada 6 Misi yang akan dilaksanakan, diantaranya :
  1. Meningkatkan Penyelenggaraan Pemerintahan yang Profesional dan Akuntabel;
  2. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM);
  3. Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE);
  4. Mewujudkan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM);
  5. Meningkatkan Kualitas Lingkungan;
  6. Mengembangkan Daya Tarik dan Potensi Daerah.
  Sedangkan, Agropolitan mempunyai arti bahwa Kota Banjar berpeluang dikembangkan lebih luas di bidang bisnis berbasis pertanian dengan berbagai sektor agropolitan seperti Banjar menjad kota agroindustri, jasa-jasa pertanian dan agrowisata, menjadi pusat distribusi produk-produk pertanian, ditambah pula sebagai kota jasa dan perdagangan dengan memanfaatkan letak strategis geografis Kota Banjar. Berbagai indikator tersebut secara bersama-sama dan saling melengkapi akan mewujudkan Banjar Agropolitan. “Pembangunan yang dilakukan tak lepas dari misi pembangunan yang telah kami susun bersama. Di tahun kedua ini, akselerasi pembangunan mulai digenjot kembali,” katanya.
  Tema hari jadi Kota Banjar ke-16 ini adalah bersama masyarakat kita wujudkan “BANJAR makin BERSERI” yaitu “ BERsih Pemerintahannya, SEjahtera Masyarakatnya, AsRI Lingkungannya Menuju Banjar Agropolitan”. Seiring dengan tema tersebut diatas tentunya kita semua diharapkan dapat lebih bersemangat dan terus bekerja keras untuk melaksanakan pembangunan dan memperkokoh pondasi yang akan menjadi landasan yang kuat dalam pencapaian tujuan dimasa yang akan datang yaitu mensejahterakan masyarakat Kota Banjar secara lahir dan batin. Terealisasinya visi dan misi Kota Banjar tersebut tentu saja bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder serta masyarakat Kota Banjar secara keseluruhan.
  Semua penghargaan yang diraih adalah keberhasilan kita bersama yang tentu saja merupakan buah dari kerja keras kita semua. Untuk itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasi yang telah diberikan. Namun demikian, penghargaan ini bukanlah merupakan tujuan akhir tetapi harus dijadikan landasan untuk terus meningkatkan dan memperbaiki kinerja bersama serta menjadi motivasi bagi kita semua untuk selalu berbuat yang terbaik dan menjadi lebih baik lagi. Kedepan, masih banyak agenda-agenda lain yang memang telah kita rencanakan, baik yang baru akan kita mulai maupun yang bersifat lanjutan, semuanya merupakan agenda-agenda pembangunan yang akan sangat membutuhkan semangat pengabdian yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
  Peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-16 tahun 2019 ini merupakan tahun pertama dimasa jabatan periode kedua saya dan alhamdulillah upaya pembangunan Kota Banjar menuju masyarakat sejahtera sudah dan sedang kita laksanakan bersama dan sampai saat ini sudah cukup berhasil dan keberhasilannya mulai dirasakan oleh masayarakat. Disamping itu pula pada tahun 2019 ini merupakan tahun politik, yang mana akan dilaksanakan pemilihan Presiden, Wakil Presiden, Anggota DPR/DPRD serta DPD. Oleh karena itu, saya mengingatkan serta menghimbau agar kita semua dapat menyalurkan hak demokrasi dan senantiasa menjaga kondusivitas serta stabilitas keamanan lingkungan, khususnya di Kota Banjar.
  Tahun 2019 ini merupakan tahun transisi berakhirnya masa berlaku RPJMD Kota Banjar Tahun 2014 – 2018, untuk itu arah kebijakan Pemerintah Kota Banjar Tahun 2019 mengacu kepada Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Banjar Tahun 2005 – 2025.
  Belanja Daerah digunakan untuk mendanai urusan-urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Banjar yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan untuk mencapai tujuan nasional secara optimal, terpadu dan berkesinambungan dan untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Banjar Tahun 2019. Terdapat beberapa komponen penting dalam belanja daerah yang merupakan prioritas dalam rangka mempercepat pencapaian visi – misi yang ada dalam RPJPD Kota Banjar serta pemenuhan belanja infrastruktur, bantuan permodalan berupa Program Banjar Produktif, Perlindungan Bagi Penyandang Disabilitas, Jompo Miskin dan Rehab Rumah melalui Program Banjar Sejahtera, Program Banjar Sehat kemudian belanja pegawai dan belanja beban tetap lainnya (yang terdiri dari belanja obat-obatan, honorarium kader posyandu, tutor PAUD, Linmas, pembebasan biaya rastra, infrastruktur kelurahan, dll).
Secara ringkas, struktur APBD Kota Banjar Tahun 2019 adalah sebagai berikut:
  Realisasi visi dan misi dalam bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2018, beberapa diantaranya adalah:
  1. Penyelenggaraan PAUD untuk 194 lembaga dengan alokasi anggaran kurang lebih 3 milyar;
  2. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD dan SMP dengan alokasi anggaran kurang lebih 17,2 milyar;
  3. Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C dengan alokasi anggaran kurang lebih 1,1 milyar;
  4. Pengadaan Obat, Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan, dengan alokasi anggaran kurang lebih 7,5 milyar;
  5. Pelayanan Kesehatan Dasar JKN/BPJS Kesehatan, dengan alokasi anggaran kurang lebih 8,4 milyar;
  6. Pelayanan Kesehatan Jampersal, dengan alokasi anggaran kurang lebih 6,9 milyar;
  7. Pencegahan dan Pemberantasan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, dengan alokasi anggaran kurang lebih 1,3 milyar;
  8. Pengadaan Alat Kesehatan Rumah Sakit Langensari, dengan alokasi anggaran 15 milyar;
  9. Pembangunan Gedung Instalasi Bedah Sentral (Lanjutan) dan Ruang Radiologo dengan alokasi anggaran kurang lebih 5 milyar;
  10. Peningkatan Jalan, dengan alokasi anggaran kurang lebih 48,2 milyar;
  11. Pembanguan Saluran Drainase/Gorong-gorong dengan alokasi anggaran kurang lebih 7,5 milyar;
  12. Pembangunan Infrastruktur Kelurahan, dengan alokasi anggaran kurang lebih 15 milyar;
  13. Pemasangan PJU, dengan alokasi anggaran kurang lebih 2,6 milyar;
  14. Peningkatan Saluran Irigasi, dengan alokasi anggaran kurang lebih 4,6 milyar;
  15. Pembangunan Saluran Pembuang, dengan alokasi anggaran kurang lebih 9,2 milyar;
  16. Penataan Kawasan Banjar Convention Hall, dengan alokasi anggaran 4,5 milyar;
  17. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Langensari (Lanjutan), dengan alokasi anggaran kurang lebih 40 milyar;
  18. Pengembangan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) / Jaringan Irigasi Desa (JIDES), dengan alokasi anggaran kurang lebih 6,8 milyar;
  19. Pengembangan Pembibitan, dengan alokasi anggaran kurang lebih 770 juta;
  20. Pendampingan RASTRA, dengan alokasi anggaran kurang lebih 3,3 milyar;
  21. Penyediaan Sarana Prasarana Persampahan, dengan alokasi anggaran kurang lebih 1,2 milyar;
  22. Pembangunan Taman Kehati (Lanjutan, dengan alokasi anggaran 2 milyar;
  23. Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan alokasi anggaran kurang lebih 5,4 milyar;
  24. Pembangunan Komplek Perkantoran Cikadu, dengan alokasi anggaran 9 milyar;
  25. Pembangunan Gedung Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kesatuan Bangsa dan Politik, dengan anggaran 1,5 milyar;
  26. Pembangunan Gedung Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dengan anggaran 2,2 milyar;
  27. Pembangunan Gedung Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan anggaran 3 milyar;
  28. Pembangunan Kantor Bappeda (Tahap 1), dengan alokasi anggaran kurang lebih 2,4 milyar.
  Indikator atas pelaksanaan visi dan misi Pemerintah Kota Banjar adalah diraihnya beberapa penghargaan atas keberhasilan pembangunan pada tahun 2018 sampai awal 2019, diantaranya :
  1. Tanggal 25 Januari 2018, Pemerintah Kota Banjar meraih penghargaan dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia atas Prestasi dalam Akuntabilitas Kinerja Tahun 2017 dengan predikat nilai B bersama 62 kota/kabupaten lainnya. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri PAN RB, Asman Abnur di Radison Hotel, Batam;
  2. Tanggal 1 April 2018, Pemerintah Kota Banjar meraih penghargaan dari Kementrian Dalam Negeri sebagai Juara III pada sayembara dalam karnaval kategori umum pada Asian African Carnaval, dimana pada acara tersebut Kota Banjar menampilkan Jurig Sarengseng;
  3. Tanggal 25 April 2018, Pemerintah Kota Banjar meraih penghargaan prestasi kinerja dengan status sangat tinggi bintang dua (**) dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016 yang nilainya mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari Kementerian dalam Negeri, yang diserahkan oleh Mendagri, Tjahyo Kumolo, kepada Plt. Wali Kota Banjar, drg. H. Darmadji Prawirasetia, M.Kes. Penghargaan ini diberikan karena Pemerintah Kota Banjar dinilai berhasil menyelenggarakan pemerintahan daerah dengan prestasi kinerja dengan status sangat tinggi;
  4. Tanggal 18 Mei 2018, Kota Banjar menerima penghargaan Treasury Award yang digelar di Kantor Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Jawa Barat. Treasury Award adalah penghargaan yang diberikan kepada intansi penerima dana APBN sebagai wujud apresiasi dalam pengelolaan APBN secara baik. Kota Banjar peringkat kedua kategori Partisipasi, Penyampaian Dan Kelengkapan Data LKPD Tahun 2017 Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jabar, setelah Kabupaten Sukabumi di peringkat pertama dan peringkat ketiga diduduki oleh Kota Bogor. Penghargaan ini diserahkan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, didampingi Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJBPN) Kementerian Keuangan Haryana, diterima langsung oleh Plt. Wali Kota Banjar, drg. H. Darmadji Prawirasetia, M. Kes.;
  5. Tanggal 28 Mei 2018, Kota Banjar kembali mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2017, WTP ke-delapan kalinya secara berturut-turut, Acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017 oleh BPK-RI perwakilan Jawa Barat, di Jl. Moch Toha No.164 Bandung yang diserahkan oleh Kepala BPK RI perwakilan Jawa Barat, Arman Syifa S.ST., M.Acc,Ak., diterima langsung oleh Plt. Wali Kota Banjar, drg. H. Darmadji Prawirasetia, M. Kes., dan Ketua DPRD Kota Banjar, Drs. Dadang R.Kalyubi, M.Si.;
  6. Tanggal 31 Mei 2018, Kota Banjar melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meraih prestasi sebagai Harapan II terbaik Kota tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, dari Gubernur Jawa Barat di Bandung;
  7. Tanggal 31 Mei 2018, Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar Kota Banjar meraih Juara I Lomba Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat kategori Kota Tingkat Provinsi Jawa Barat;
  8. Tanggal 6 Juli 2018, pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tahun 2018 di Manado Sulawesi Utara. Wali kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., mendapatkan penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia. Berdasarkan Keputusan No. 44/PK/2018, penganugerahan ini diberikan Presiden Jokowi untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sebagai penghargaan atas komitmen dan kinerja kepala daerah di bidang Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).  Diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Puan Maharani kepada Wali kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih. Kemudian, Desa Cibeureum Kecamatan Banjar Kota Banjar mendapat Pakarti Utama I Tingkat Nasional dari Pelaksanaan PKK KKBPK-Kesehatan Kategori Kota Tahun 2018 dari Tim Penggerak PKK Pusat, yang diserahkan Ketua TP PKK Pusat, Ny. dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo;
  9. Tanggal 11 Juli 2018, Kota Banjar meraih penghargaan bidang KB-KR kategori pengelola KB pria dalam rangka Peringatan Harganas XXV Tingkat Provinsi Jawa Barat, atas nama Rika Setiawati;
  10. Tanggal 23 Juli 2018, Kota Banjar meraih Penghargaan Kota Layak Anak Tahun 2018 Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan karena Kota Banjar dinilai berhasil dengan baik dalam penyelenggaraan layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Acara ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional 2018 bertempat di Dyandra Convention Hall Surabaya;
  11. Tanggal 15 Agustus 2018, Kota Banjar mendapat penghargaan Juara Harapan II Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Award Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung dari Gubernur Jawa Barat, diterima oleh Wali Kota Banjar;
  12. Tanggal 20 September 2018, Kota Banjar mendapatkan Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. Hal tersebut diperoleh karena Pemerintah Kota Banjar telah memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Daerah 8 kali, dari tahun 2007, 2011 hingga 2017. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani kepada Wali kota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si;
  13. Tanggal 11 Desember 2018, Pemerintah Kota Banjar kembali mendapatkan penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah yang peduli terhadap Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2018 dari Kementerian Hukum dan HAM RI yang diserahkan oleh Menteri Hukum dan Ham RI, Yasonna H Laoly, kepada Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana, pada acara Peringatan ke-70 Hari HAM se-Dunia, di Jakarta. Terdapat 21 Provinsi dan 346 Kabupaten/Kota yang menerima penghargaan, Kota Banjar menjadi salah satu daerah yang sukses meraih prestasi tersebut, tercatat sudah lima kali dianugerahi predikat sebagai Kota Peduli Hukum dan HAM dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI;
  14. Tanggal 19 Desember 2018, Pemerintah Kota Banjar menerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tingkat Utama 2018 di Jakarta. Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise secara simbolis memberikan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas komitmen dan peran kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah yang telah berupaya dan berkomitmen melaksanakan pembangunan PPPA melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG);
  15. Tanggal 14 Januari 2019, Kota Banjar mendapatkan Penghargaan Adipura untuk yang ke-6 kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia kategori kota kecil. Penghargaan tersebut diterima oleh Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih dari Wakil Presiden RI, HM. Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, di Auditorium Manggala Wanabhakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia; dan yang terakhir
  16. Tanggal 28 Januari 2019 Kota Banjar meraih “Sakip Award 2018” dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KeMenPAN-RB), pada acara Penyerahan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah Kabupaten/ Kota Regional Wilayah I Tahun 2019 di The Trans Luxury Hotel, Jln. Gatot Subroto Kota Bandung. Pemerintah Kota Banjar meraih nilai “B” untuk Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2018 dari Kemenpan RB, dimana terjadi kenaikan nilai Sakip dari 60.11 tahun 2017 menjadi 63.08 ditahun 2018.
   
Sumber        : Diskominfo Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2019

About Kominfo Banjar

Check Also

Halal Bil Halal Lingkup Pemkot Banjar

  Senin 10 Juni 2019, Pemerintah Kota Banjar menyelenggarakan kegiatan Halal Bil Halal Lingkup Pemerintah …

WALI KOTA PIMPIN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA

  Wali kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih memimpin langsung Upacara Hari Lahir Pancasila Tingkat …