Home / Berita Banjar / Satgas Pangan Waspadai Kenaikan Harga Jelang Ramadan

Satgas Pangan Waspadai Kenaikan Harga Jelang Ramadan

  Satuan Tugas (satgas) Pangan Kota Banjar melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan masyarakat yang diberlakukan kepada konsumen, jelang Bulan Ramadan 1439 Hijriah di Pasar Banjar, Rabu, 02 Mei 2018. Aksi turun ke pasar tradisional ini dilakukan bersama Polres Banjar, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya.
   Menurut Kapolres Banjar, AKBP Matrius, harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Banjar relatif stabil. Kalaupun ada yang mengalami kenaikan hanya komoditi gula aren, daging sapi, telur ayam ras dan beras ketan. ” Kanaikannya itu masih dalam batas kewajaran. Terkait ketersediaan pangan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat jelang Bulan Ramadhan 1439 H,  kondisinya aman sekarang ini,” ujar Kapolres di sela-se sidak di Pasar Banjar.
   Diantara harga kebutuhan masyarakat yang mengalami kenaikan itu, gula aren dari Rp 13.000per kg menjadi Rp 13.400,-/kg, beras ketan dari Rp. 11.000,-/kg menjadi Rp. 12.000,-/kg, daging sapi dari Rp. 90.000,- /Kg menjadi Rp. 105.000,-/Kg dan telur ayam ras dari Rp 22.000,- /Kg menjadi Rp. 23.000,- /Kg. Adapun harga kebutuhan masyarakat yang mengalami penurunan. Diantaranya, bawang putih dari Rp 28.000,-/Kg menjadi Rp 25.000,-/Kg, cabe tanjung dari Rp 40.000,-/Kg menjadi Rp 30.000,-/Kg, bawang merah dari Rp 25.000,-/Kg menjadi Rp 22.000,-/Kg, cabe rawit dari Rp 30.000,-/Kg menjadi Rp 22.000,-/Kg,
cabe hijau dari Rp 18.000,-/Kg menjadi Rp 15.000,-/Kg, beras IR 64 dari Rp. 8.400/Kg menjadi Rp 7.800/Kg. Sementara, harga kebutuhan pokok yang masih stabil selama ini. Meliputi, minyak Curah Rp. 10.200,-/Kg dan daging ayam broiller Rp. 34.000,-/Kg.
   Sejumlah pedagang di Pasar Banjar, H.Apip (Penjual Beras), H. Jajang (Penjual Telor) dan H. Iin (Pedagang Sapi), menyatakan, harga yang diberlakukan relatif stabil dan berlaku hukum ekonomi. Menurut mereka, naik turun harga yang diberlakukan itu disesuaikan ketersediaan barang dan banyaknya permintaan. Jika barang melimpah, otomatis harga jadi murah. Begitu sebaliknya, stok sedikit dan permintaan barang meningkat, maka harga langsung naik. “Kenaikan harga daging sapi Rp 15 ribu per kg, termasuk wajar. Diprediksi mencapai puncak kenaikan daging sapi itu jelang lebaran,” ujar H.Iin dan sejumlah pedagang sapi lainnya di Pasar Banjar. Pada saat lebaran tahun lalu, sejumlah konsumen mengakui harga daging sapi sempat mencapai Rp 150 ribu per kg.
   Harga daging sapi jelang lebaran sudah menjadi tradisi tahunan sejak tempo dulu. Kami berharap kehadiran Satgas Pangan mampu menekan harga kebutuhan masyarakat yang terus meningkat mahal, setiap jelang Lebaran. “Siapa saja yang melakukan permainan harga, pedagang yang curang menimbun barang saat dibutuhkan masyarakat dengan tujuan mencari untung besar, sewajarnya diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”ujar seorang warga Banjar, Solihin (45) dan Ny Aminah (43).
Sumber        : Bagian Humas Setda Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2018

About Kominfo Banjar

Check Also

Kunjungan Kerja Wali Kota Banjar ke Kujangsari

   Selasa, 07 Agustus 2018, Wali Kota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si melakukan …

Hari Lingkungan Hidup Sedunia

 Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar melaksanakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, …