Home / Berita Banjar / Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-7 Kabupaten Pangandaran 2019

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-7 Kabupaten Pangandaran 2019

Jumat, 25 Oktober 2019 siang, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Pangandaran berlangsung Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke-7 Tahun 2019, yang di pimpin Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin.
Hadir dalan kesempatan tersebut Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinara beserta Wakil Bupati, H Adang Hadari, Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh staf ahli, mantan Bupati Ciamis, H. Engkon Komara, Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana, Ketua DPRD Banjar, Dadang Kalyubi, Anggota DPRD Jabar, Herman Sutrisno, dan perwakilan dari Kabupaten Tasikmalaya , Cirebon, Sukabumi, Cilacap, juga para tokoh Presedium, TNI, Polri, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran beserta jajarannya, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pangandaran, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah Kabupaten Pangandaran, dan para tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan pemaparan sejarah berdirinya Kabupaten Pangandaran, secara rinci oleh Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Pangandaran, Yayat Kiswayat.
Bupati Pangandaran dalam sambutannya menyampaikan, “Peringatan Hari Jadi diperingati sebagai pengakuan terhadap awal mula kelangsungan perkembangan perubahan ketata negaraan, dan penghargaan kepada para pelaku pemerintahan Kabupaten Pangandaran, dan para leluhur kita sekalian. Dengan memperingati Hari Jadi Kabupaten Pangandaran kita berharap, dapat membuat kesadaran tentang sejarah Kabupaten Pangandaran, menumbuh kembangkan rasa persatuan dan kesatuan serta mempertinggi kebanggaan daerah, mempertinggi kebanggaan kita semua sebagai warga Pangandaran”, tuturnya.
“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat agar menjadikan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ini sebagai momentum untuk memicu dan memacu semangat serta menjadi motivasi untuk membangun Kabupaten Pangandaran, dan juga untuk menyatukan hati dan pikiran untuk bersama-sama membangun kabupaten yang kita cintai ini terutama dalam mewujudkan visi “Kabupaten Pangandaran yang religius/Islami, dinamis, berdaya saing dibidang agribisnis berbasis pedesaan.”
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jeje memaparkan berbagai capaian kinerja Kabupaten Pangandaran dari beberapa misi, Kabupaten Pangandaran yang menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun, sebagai bentuk keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan Kabupaten Pangandaran. “Mari kita berusaha rekontruksi hal yang baik yang perlu kita pertahankan serta hal-hal yang harus kita perbaiki. Mari kita bergandengan kanan secara harmonik saling menguatkan satu sama lain, kapan kita akan mampu menyelesaikan berbagai hambatan tantangan dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan,” ujarnya.
Bupati Jeje pun menyampaikan, permohonan maaf atas tugas yang masih banyak kekurangan jauh dari kesempurnaan tiada gading yang tak retak kesempurnaan hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Namun demikian berbagai pembangunan secara konsisten dan berkesinambungan terus dilaksanakan melalui pelaksanaan program dan kegiatan guna mewujudkan masyarakat dalam kondisi saat ini dari tahun ke tahun semakin membaik.
Sementara Gubernur Jawa Barat yang diwakili Staf ahli, dalam sambutannya secara singkat memaparkan bahwa visi, misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang harus bersinergi dengan visi, misi Kabupaten Pangandaran seperti dengan tambahan industri supaya bagaimana dengan terkenalnya Pangandaran itulah tugas-tugas inovasi yang harus kita kembangkan karena itu seyogyanya inovasi pangandaran karena tantangan yang ada ke depan tadi saya lihat Masih 38% belanja pegawai,”Imbuhnya.
“Bapak Presiden sudah menyatakan bahwa akan ada pemangkasan aparatur sipil negara tujuannya adalah menggunakan pegawai oleh karena itu alokasi alokasi dana tersebut, harus betul-betul di realisasikan dialokasikan terhadap belanja publik pertumbuhan human resources investasi investasi pembangunan sumber daya yang ada termasuk potensi potensi alam di Pangandaran yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Untuk arah petujuk menuju ke Pangandaran atau menuju pusat pemerintahan dalam sumber informasi ini masih sangat terbatas, itu sangat penting harus di tingkatkan karena beberapa hal paling vital Pangandaran ingin menjadi pusat wisata Jawa Barat bahkan kalau perlu menjadi pusat wisata pulau jawa di selatan,” ujarnya.
“Kita tahu pantai tempat Wisata Pantai Pangandaran kita ini lebih baik dan bersih maka harus kita banggakan dan pantai Pangandaran harus menjadi foto-foto bidadari menjadi kebanggaan Jawa Barat Selatan dan bisa diandalkan,” ujarnya.
Selanjutnya dalam pengangguran di Pangandaran relatif rendah di Jawa Barat, tetapi secara demografi kita juga harus mengingat negara kesatuan kita tidak bisa melihat negara federal b1 bagian-bagian yang terdekat dengan yang jelas tapi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang namanya biografi, itu mengalir sungai bisa saja di tanggul sungai bisa dikendalikan, tetapi yang namanya arus migrasi, arus perpindahan penduduk dengan KTP nasional itu merupakan tantangan merupakan satu satu daya tarik yang membutuhkan kejelian cara multi regional demografi samrat jajaran pemerintah daerah.
“Atas nama pemerintahan daerah provinsi Jawa Barat, mengucapkan selamat hari jadi ke 7, semoga Pangandaran menjadi salah satu kabupaten yang hebat di Indonesia,” pungkasnya.

Sumber     : Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2019

About Kominfo Banjar

Check Also

Bantuan Keuangan Gubernur Jabar Terserap Rp 700 Miliar

Masih adanya program pembangunan di kabupaten dan kota yang belum terealisasi melalui dana bantuan Gubernur …

Penghargaan Baznas Awards 2019

Zakat merupakan sebagian harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan …