Home / Berita Banjar / Penilaian Pelaksana terbaik gotong royong masyarakat Tingkat Provinsi Jawa Barat

Penilaian Pelaksana terbaik gotong royong masyarakat Tingkat Provinsi Jawa Barat

Senin, 15 April 2019 dilaksanakan Acara Penilaian Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat kategori Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Kelurahan Muktisari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Acara Penilaian lomba gotong royong masyarakat tersebut dibuka langsung oleh Wali kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih di Aula Kelurahan Muktisari Langensari.
  Acara tersebut selain dihadiri Wali Kota Banjar juga dihadiri oleh Ketua Tim Penilai Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat Tingkat Provinsi Jawa Barat, Drs. Rusyandi ,M.Si, beserta anggota tim penilai yang lainnya, para Kepala OPD, Camat Langen, Asno, Lurah Muktisari, Angga, Ketua TP PKK Kota Banjar, Elis kartini, TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Agama Muktisari, LPM Kelurahan Muktisari dan tamu undangan lainnya.
  Wali Kota mengatakan bahwa “gotong royong tidak ada di bangsa lain, selain di Indonesia yang tetap kukuh sampai sekarang. Gotong royong juga merupakan sebuah cerminan budaya bangsa yang harus dipertahankan, sebab norma sosial di tengah masyarakat sekarang ini sudah mengalami pergeseran ke arah individualisme. Kondisi ini harus segera dirubahnya dengan membudayakan kembali gotong royong ditengah masyarakat,” ujarnya.
  Diantara upaya ngamumule budaya gotong royong masyarakat, ku acara paheuyeuk-heuyeuk leungeun, paantay-antay panangan, bengkung ngariung bongkok ngaronyok, kacai jadi saleuwi, kadarat jadi salogak. Lebih lanjut beliau mengaku prihatin budaya ngaronyok untuk gotong royong yang merosot akibat kemajuan iptek, seperti perkembangan gadget dan lain-lain.
  Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kota Banjar khususnya masyarakat Kelurahan Muktisari dari mulai lurah sampai seluruh lapisan warga masyarakat dan kepada tim penilai yang telah ikut berpartisipasi dalam penilaian BBGRM (Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat) kategori kelurahan tahun 2019. Menurut beliau walaupun kejuaraan adalah bukan hal yang utama, namun kejuaraan atau prestasi dapat memotivasi warga masyarakat untuk senantiasa hidup bergotong-royong dan bersatu padu demi kemajuan Kota Banjar supaya makin berseri.
  Hj. Ade Uu Sukaesih menambahkan bahwa Kelurahan Muktisari mewakili Kota Banjar dalam Lomba BBGRM ini, karena kelurahan ini memiliki keunikan disertai beberapa inovasi yang telah dilakukan, seperti upaya membina keragaman budaya, suku bangsa, agama dengan masyarakatnya yang bisa kuat dari sisi kegotong- royongannya. Beliau salut dengan partisipasi dan kesukarelaan masyarakat dalam bergotong royong, tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah daerah.
  Beliau berharap kedepan tidak hanya Kelurahan Muktisari yang menerapkan budaya gotong royong, melainkan turut diikuti kelurahan-kelurahan dan desa lain bersama menumbuhkan kembali gotong royong sebagai budaya bangsa. “Karena ini rutin, jelas nanti akan kita berikan pemahaman dan masukan kepada kelurahan/ desa lain untuk menerapkan budaya gotong royong secara sukarela, bukan karena paksaan,” tegasnya.
  Ketua Tim Penilaian Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat Kategori Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat mengatakan bahwa BBGRM ini dilaksanakan setiap tahun dan dilaksanakan secara berjenjang dengan maksud melestarikan dan melaksanakan nilai-nilai luhur dan kepribadian bangsa. Penilaian ini adalah untuk memotivasi kepada masyarakat untuk bisa mempertahankan nilai-nilai luhur kepribadian bangsa yaitu gotong royong.
 
Sumber     : Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2019

About Kominfo Banjar

Check Also

Sidang Isbat Nikah

Sebanyak 30 pasangan mengikuti Sidang Isbat Nikah Massal Gratis di Pendopo Kota Banjar, Kamis, 10 …

Kodim 0613 Ciamis Gelar Upacara HUT TNI ke-74 di Kota Banjar

Upacara peringatan HUT TNI ke-74 tingkat Kodim 0613 Ciamis kali ini dilaksanakan di Sport Center …