Home / Berita Banjar / Pembinaan Ojek Online dan Ojek Konvensional

Pembinaan Ojek Online dan Ojek Konvensional

  Gesekan antara ojek konvensional dengan online masih terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Bahkan konflik kedua belah pihak ini sampai berujung kekerasan dan bentrok.
  Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Banjar dan Polresta Banjar mengadakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan hukum kepada Ojek Online dan Ojek Konvensional se Kota Banjar, di Aula Dispora Banjar, Selasa, 22 Oktober 2019.
  Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana didampingi Kadishub, Supratman, dan dari Polres Banjar, Ipda Atang.
Kadishub menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk menjalin kemitraan antara ojek konvensional dan ojeg online dengan pemerintah dan Kepolisian khususnya Polres Banjar, serta menumbuhkan kerjasama yang baik, dimana para pengemudi ojek dapat bekerjasama sebagai jaringan informasi tentang adanya tindak kejahatan, terutama kejahatan jalanan.
  Wakil Wali Kota berpesan, agar pengemudi ojek konvensional bisa menjaga ketertiban dalam berlalu lintas, dan menyikapi hal yang positif apabila terjadi perselisihan antara ojek pangkalan dengan ojek berbasis aplikas itu. “Semoga di Banjar tetap kondusif antara ojek konvensional dan ojek online. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini pun untuk menjaga kamtibmas di  Kota Banjar” ujarnya.
  Beliau pun berharap, di Banjar jangan sampai ada perselisihan yang dapat menimbulkan korban dan berurusan dengan hukum. “Saya berharap pengemudi ojek baik konvensional maupun online selalu mentaati hukum, hal ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, serta tidak mudah terprovokasi yang nantinya akan merugikan diri sendiri,” katanya.
  Asep salah satu pengemudi ojek konvensional mengatakan, bahwa ia akan selalu mendukung Pemerintah dan Polri dalam mengatur dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Banjar. Diapun mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Banjar dan Polres yang telah mengadakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini. “Kami siap menjaga kantibmas di kota Banjar, dan penyuluhan ini sangat berguna bagi kami,” ucapnya.
  Dari Polres Banjar, ipda Atang mengatakan, kegiatan pembinaan dan penyuluhan hukum kepada para pengemudi ojeg tersebut adalah hal positif. Karena, dalam hal ini ikut menunjang Kamtibmas se Kota Banjar. “Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini pun demi menjaga kamtibmas se Kota Banjar, sekaligus memberi wawasan jangan sampai ada permasalahan yang berlarut antara ojek konvensional dan ojek online,” katanya.
 
Sumber     : Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2019

About Kominfo Banjar

Check Also

RAPBD Kota Banjar Tahun Anggaran 2020 Disahkan

Rendahnya PAD Kota Banjar dan besarnya biaya belanja tidak langsung dalam RAPBD 2020, menjadi sorotan …

Stop Hoaks, Bijak Gunakan Media Sosial

Masyarakat dituntut lebih cerdas dalam menggunakan media sosial. Jangan menyebarkan berita bohong atau hoaks. Hal …