Home / Berita Banjar / PEMBAGIAN ZAKAT

PEMBAGIAN ZAKAT

  Jum’at, 30 Agustus 2019 bertempat di Pusdai Kota Banjar berlangsung acara pembagian zakat hasil dari zakat PNS Kota Banjar bagi 500 orang pengusaha kecil berupa bantuan modal usaha dan untuk 50 orang ghorim sebesar 500.000 per orang.
  Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih didampingi Ketua Baznas Kota Banjar, Abdul Kohar. Zakat dikenakan atas harta yang dimiliki oleh individu dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Adapun harta yang akan dikeluarkan zakatnya harus memenuhi syarat seperti di antaranya, pertama harta milik penuh, yakni harta tersebut merupakan milik penuh individu yang akan mengeluarkan zakat. Kedua berkembang, yakni harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang bila diusahakan, yang ketiga mencapai nisab yakni harta tersebut telah mencapai ukuran atau jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan, harta yang tidak mencapai nishab tidak wajib dizakatkan dan dianjurkan untuk berinfak atau bersedekah. “Untuk zakat mal terdiri dari emas dan perak, untuk harta lain yang juga termasuk kategori emas dan perak seperti logam/batu mulia dan mata uang dan simpanan seperti tabungan, deposito, cek atau surat berharga lainnya.
  Wali Kota menyampaikan bahwa zakat yang yang dibagikan ini berasal dari PNS di Kota Banjar, semoga bermanfaat bagi yang menerimanya, jangan sampai dipakai untuk yang tidak penting dan diharapkan kedepannya jumlah zakat yang terkumpul akan lebih banyak lagi, sehingga bisa membantu memberdayakan masyarakat Kota Banjar agar bisa keluar dari masalah kemiskinan.
  Beliau menambahkan bahwa zakat ini untuk membantu mensejahterakan masyarakat Kota Banjar, jangan dilihat dari nominalnya namun ambil manfaatnya dan do’akan semoga seluruh PNS Kota Banjar dapat menyalurkan zakatnya sehingga lebih banyak lagi masyarakat merasakan manfaatnya. Kota Banjar membangun lewat pembangunan fisik dan non fisik, pembangunan fisik itu terlihat hasilnya sementara yang sulit adalah pembangunan non fisik, berupa program rohani dan keagamaan, misal dengan gerakan tiap hari mengaji Al-Quran, Solat Subuh berjamaah, Kampung Tadarus, Tablig Akbar dan penambahan pelajaran agama disekolah, tetapi ini saja tidak cukup masih diperlukan dukungan semua warga masyarakat, dan tokoh agama serta peran lingkungan untuk mewujudkan Kota Banjar yang makin BERSERI dan Agamis serta bebas dari maksiat dan mudah-mudahan diberkahi Alloh Subhanahu Wata’ala.
 
Sumber     : Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2019

About Kominfo Banjar

Check Also

RAPBD Kota Banjar Tahun Anggaran 2020 Disahkan

Rendahnya PAD Kota Banjar dan besarnya biaya belanja tidak langsung dalam RAPBD 2020, menjadi sorotan …

Stop Hoaks, Bijak Gunakan Media Sosial

Masyarakat dituntut lebih cerdas dalam menggunakan media sosial. Jangan menyebarkan berita bohong atau hoaks. Hal …