Home / Berita Banjar / Langensari Langganan Angin Puting Beliung

Langensari Langganan Angin Puting Beliung

  Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kota Banjar Yayan Herdiaman mengatakan dampak terparah angin puting beliung terjadi di Kecamatan Langensari. Tahun ini, musibah serupa sudah terjadi dua kali di kecamatan tersebut.
   Menurut Yayan, kecamatan di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat itu statusnya kini siaga. “Untuk status darurat masih kita tunggu dari pusat, sementara statusnya siaga. Terlebih di wilayah Langensari yang menjadi wilayah langganan angin puting beliung. Makanya kita dirikan posko di Kecamatan Langensari,” kata Yayan Jumat (23/3).
   Dia menuturkan bencana alam yang menimpa Langensari terjadi pada Februari lalu. Saat itu sebanyak 200 rumah rusak. “Total selama tahun ini 1.139 rumah yang rusak (se-Kota Banjar), baik ringan sedang dan berat,” jelasnya. Dari total itu kebanyakan rumah rusak terjadi di Langensari.
  Yayan mengimbau masyarakat segera menebang pohon yang sudah tua di dekat rumah untuk memperkecil risiko dampak angin puting beliung. Ia menjelaskan wilayah geografis Kecamatan Langensari merupakan pesawahan. Angin puting beliung dapat dengan mudah menghempas pepohonan dan rumah warga karena tidak ada penghalang, seperti bukit atau pegunungan. “Rumah yang terdampak kan banyak yang dekat dengan sawah. Langensari merupakan wilayah yang cukup luas hamparan sawah milik para masyarakatnya. Risiko bencana puting beliung juga lebih besar dibanding kecamatan lainnya,” terang Yayan. Diberitakan sebelumnya, angin puting beliung yang menyapu dua kecamatan yakni Pataruman dan Langensari, Rabu (21/3) menyebabkan 939 rumah warga rusak. BPBD Kota Banjar mencatat bangunan rumah rusak ringan sebanyak 326 unit, sedang 504 unit dan berat 88 unit.
    BPBD Mulai Salurkan Logistik
   Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar akan menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak angin puting beliung di dua kecamatan di Kota Banjar. Penyaluran ditargetkan selesai Rabu (28/3), sejalan dengan berakhirnya status tanggap darurat. “Kami besok mulai menyalurkan logistik. Kami akan mendata dulu pihak mana saja yang sudah menyerahkan bantuan kepada korban supaya tidak tumpang tindih menerima bantuannya,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Banjar Kuslan Tarman SIP, Minggu (25/3).
   Menurutnya, selain BPBD, Dinas Sosial juga akan menyalurkan logistik berupa sembako. Sementara pihaknya berupa kebutuhan sandang seperti pakaian, terpal, family kits (peralatan mandi cuci kakus), tikar, selimut, tas sekolah. “Ada bantuan juga dari Pemkab Pangandaran sudah sampai ke kami tinggal disalurkan ke korban. Besok (hari ini) kami mulai kordinasi dengan semua pihak termasuk Dinsos supaya pendataan korbannya jelas, mana yang sudah diberi bantuan mana yang belum,” ujar Kuslan.
   PMI, Kesra Setda Banjar dan Baznas juga, menurutnya, akan memberikan bantuan kepada korban. “Tidak hanya logistik, rumah korban juga akan diberikan bantuan perbaikannya oleh Kesra dan Baznas. Sementara penyaluran logistik dari BPBD jumlahnya sekitar ratusan. Ditambah dari OPD lain dan dari organisasi yang akan ikut menyalurkan bantuannya. Insya Allah terpenuhi,” jelasnya.
 
Sumber        : Bagian Humas Setda Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2018

About Kominfo Banjar

Check Also

UPACARA HARI KESADARAN NASIONAL & APEL GABUNGAN SERTA PENGAMBILAN SUMPAH DAN PELANTIKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL FORMASI BIDAN PTT DAN PENYULUH PERTANIAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BANJAR TAHUN 2018

   Senin, 17-09-2018 berlangsung Acara Upacara Hari Kesadaran Nasional & Apel Gabungan serta Pengambilan Sumpah …

SEPEDA NUSANTARA ETAFE MANDALAREH

   Minggu, 16 September 2018 benar-benar menjadi hari yang bahagia bagi masyarakat Kota Banjar, khususnya …