Kunjungan Kerja Wali Kota Banjar ke Desa Kujangsari

Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si didampingi Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja ke Desa Kujangsari Kecamatan Langensari, Selasa (20/10/2020).
Hadir pula dalam kegiatan tersebut para Kepala OPD,  Camat Langensari, Kapolsek Langensari, Danramil 1325 Langensari diwakili Babinsa, Danpos AURI Langensari, Kades Kujangsari, dan tamu undangan lainnya.
Pada kegiatan tersebut rombongan berjalan kaki dari ke gang-gang kecil mengunjungi UMKM Sale milik ibu Rotiah yang beralamat di Dusun Cijurey RT 1 RW 4, dilanjut ke produksi kue tambang Ibu Titin yang beralamat di Dusun. Cijurey RT 2 RW 4, produksi kerajinan bambu di Dusun Cijurey RT 2 RW 4, Bioflok di RT 2/4, taman bunga (rumah Bapak Yatin) di Cijurey RT 3/4, Taman bunga An. Yatin Dusun Cijurey 3/4, dan kebun organik kelompok tani Sri Rahayu Dusun Cijurey 4/4.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Banjar memberikan himbauan terkait protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. “Kami bersinergi dengan Kapolres Banjar dalam program Lembur Tohaga Lodaya atau kampung tangguh, jadi warga masyarakat harus tangguh dalam berbagai bidang, terlebih dalam masa pandemi warga masyarakat harus tetap produktif, Desa Kujangsari sudah cukup tangguh, seperti kita cek bersama-sama tadi”, ujar beliau.
Wali Kota juga meminta masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19. Menurutnya, penyebaran virus corona untuk wilayahnya merupakan migrasi atau bawaan dari luar daerah. Sehingga masyarakat harus lebih proaktif dalam berbagai upaya pencegahannya. “Jadi siapa saja yang masuk ke Banjar dari luar harus rapid tes dulu. Peran RT, RW, desa dan semuanya sangat penting untuk selalu menerapkan prokes”, tegasnya.
Beliau menambahkan, saat ini bukan lagi sosialisasi 3M, namun sudah waktunya action sebagai wujud nyata dalam menerapkan prokes ini. Sehingga, dengan adanya kebersamaan semua elemen untuk mencegah penyebaran virus ini akan semakin memperkecil penularan. “Intinya jangan kemana-mana dulu agar meminimalisir penularan. Ini bukan berarti bermalas-malasan dan tidak produktif, namun kita harus lebih kreatif memanfaatkan waktu sebaik mungkin”, imbuhnya.
Menurut Wali Kota dengan adanya Kampung KB, Tadarus, Majlis Taklim, serta lainnya yang ada tiap desa ini harus menjadi media untuk mengkampanyekan gerakan 3M. Sehingga ketika berbagai program yang ada berjalan dengan baik, maka warga Kota Banjar akan semakin tangguh, terutama menghadapi pandemi Covid-19. “Berdo’a harus tetap jalan terus, begitu juga ikhtiarnya tidak boleh kendor, seperti memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak. Dengan menjaga lingkungan seperti ini,  Insya Alloh maka wabah ini segera berakhir”, pungkasnya.

Sumber     : Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Banjar
Diunggah  : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2020

About Kominfo Banjar

Check Also

Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Ngawal Jawa Barat Zero New Stunting (NGABRING) Tahun 2022

Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Penurunan …

Wali Kota Buka Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Bagi Pelaku UKM

Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk …