Home / Berita Banjar / Film Randagade Disambut Antusias Warga Banjar

Film Randagade Disambut Antusias Warga Banjar

   Launching film layar lebar berjudul “Randagade” di Aula Setda Kota Banjar, disambut antusias ratusan penonton dari berbagai kalangan, Selasa, 17 April 2018. Film karya Boykeu Arif yang diproduksi 90’s Cinemas ini mengisahkan tentang dua orang perempuan kakak beradik yang terjebak jaringan narkoba.
   Pemutaran film perdana ini dibuka secara resmi oleh Plt. Wali kota Banjar, H. Darmadji Prawirasetia disaksikan pejabat OPD di lingkungan Pemkot Banjar, Tim Penggerak PKK Kota Banjar dan stakeholder terkait lainnya. Plt Wali Kota Banjar, H. Darmadji Prawirasetia, mengapresiasi positif atas karya film Randagade dengan para pemeran pelaku seni di Kota Banjar. Menurut beliau biaya produksi yang mencapai Rp 80 juta itu termasuk murah. Karena, tidak adanya alokasi untuk membayar artis. “Proses pembuatan film yang panjang karena keterbatasan dana. Saat itu, oleh saya terus dimotivasi supaya terus maju, disupport nobar saba desa kelurahan walaupun harus kencleng, demi meraih sukses,” ujarnya.
   Dalam cerita tersebut, kakak beradik bernama Karenina yang diperankan oleh Anisa Fitri dan Andini diperankan oleh Sintami, mencoba bertahan hidup, namun terjebak oleh jaringan narkoba. Namun, diakhir cerita mereka berdua berhasil menumpas para bandar narkoba dengan dibantu temannya yang merupakan seorang anggota polisi.
   “Alhamdulillah, tayang perdana. Tujuan dari film ini untuk mengembangkan kreatifitas anak-anak Kota Banjar, khususnya dalam bidang seni sinematografi. Selain itu, misinya tentang edukasi bahaya narkotika,” ujar sang sutradara, Boykeu Arif. Dia juga mengatakan, seluruh pemain yang ada di film ini merupakan asli putra daerah dan shootingnya pun semuanya mengambil di wilayah Kota Banjar. Adapun genre dari film ini adalah action komedi. “Seluruh pemainnya asli warga Kota Banjar, karena melalui film kami ingin mengangkat talenta-talenta anak-anak Banjar, mengangkat para pelaku seni daerah supaya bisa mengembangkan jiwa seni perannya. Selain itu, bisa mengangkat nama Kota Banjar di tingkat nasional,” imbuhnya.
   Boykeu pun berharap, melalui seni peran dan dunia kreatif bisa mengangkat perkembangan ekonomi daerah. Karena menurutnya, dunia kreatif akan berdampak pada perkembangan ekonomi daerah. Dalam cerita film ini, Bos (gembong) narkoba yang diperankan oleh Mang Engkus (Tumaritis), bisa membawa penonton hanyut dalam emosi. Betapa tidak, dalam peran antagonisnya ia dikenal licik dan sangat kejam. Namun, ada pula sisi komedinya, di mana ada adegan lucu yang diperankan oleh dua seniman Kota Banjar, yakni Mang Dower dan Panji “Hardzolim.”
   Sedangkan, klimaksnya dalam cerita film Randagade ini adalah, ketika Karenina (Anisa Fitri) ditangkap oleh pihak kepolisian lantaran terkena kasus narkoba. Dalam adegan ini, Raisya (Jessica) yang berperan sebagai anak dari Karenina, mengejar sang ibu saat dibawa oleh pihak kepolisian. Adegan perpisahan antara ibu dan anak ini membuat seluruh penonton hanyut dalam kesedihan, tak sedikit pula para penonton yang meneteskan air mata.
   Film asli karya anak Banjar ini mendapat apresiasi dari pemerintah kota dan masyarakat Banjar. Hal ini terbukti saat launching film tersebut dihadiri oleh kalangan para pejabat Pemkot Banjar, Polres Banjar, serta seluruh elemen masyarakat Kota Banjar. “Saya sangat mensuport dengan tayang perdananya film ini, dan saya sangat mengapresiasi. Apalagi film ini merupakan karya asli putra Banjar, di mana dalam film ini penuh edukasi tentang bahaya narkoba,” ujar Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan Kota Banjar, Oom Supriatna.
   Pendapat serupa dikatakan Camat Langensari, Asno Sutarno. Menurut dia, dengan adanya film Randagade ini tentunya dapat mendorong dunia perfilman di Kota Banjar untuk tumbuh dan terus berkembang. Karena ternyata banyak putra dan putri asli Kota Banjar yang berbakat, mampu menciptakan karya yang luar biasa. “Saya sangat bangga dan terharu, ternyata putra Banjar mampu membuat film action yang tidak kalah oleh film-film action nasional. Ini merupakan satu langkah positif dan menjadi wadah bagi para generasi muda untuk berkarya dalam dunia perfilman,” kata Asno.
   Sambutan hangat pun datang dari pihak kepolisian. Seperti yang diungkapkan Wakapolres Banjar, Kompol. Ade Najmuloh. Dirinya mengaku sangat mengapresiasi film Randagade, karena film ini layak ditonton oleh semua kalangan karena isi ceritanya banyak memberikan pendidikan akan bahaya narkoba. Terlebih anggotanya, yakni Satuan Narkoba Polres Banjar, ikut beracting dalam film garapan anak Banjar ini.
   Rencananya, film layar lebar Randagade karya putra Banjar yang diproduksi oleh 90’s Cinemas ini akan melakukan roadshow ke setiap desa/kelurahan di Kota Banjar, yang akan digelar mulai Sabtu, tanggal 21 April 2018.
Sumber        : Bagian Humas Setda Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2018

About Kominfo Banjar

Check Also

GEBYAR GERMAS & KEMITRAAN GERMAS

  Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang …

JALAN SEHAT HUT TNI KE-73

   Dalam rangka Peringatan HUT TNI yang ke-73, Koramil Banjar menggelar acara jalan sehat. Dalam …