Home / Berita Banjar / 5.000 Kendaraan Masih Nunggak Pajak

5.000 Kendaraan Masih Nunggak Pajak

   Sebanyak 5.000 unit kendaraan roda dua dan empat di Kota Banjar masih menunggak pajak. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat wilayah Kota Banjar, Adun Abdullah saat rapat dengan camat, lurah dan kepala desa se-Kota Banjar di ruang rapat 2 Setda Kota Banjar Senin, 5 Maret 2018.
   “Untuk kinerja ada peningkatan. Penurunan dari 6.000 unit jadi 5.000 unit kendaraan (selama 2017),” ungkapnya. Menurut dia, untuk menekan penunggak pajak pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah kota melalui kecamatan, kelurahan dan desa.
   Nanti, terang dia, akan dibentuk orang yang menelusuri penunggak pajak di lapangan. Tidak hanya sekadar menelusuri, tapi mengajak penunggak pajak membayar pajak kendaraannya. “Saat ini fokus pada 12 desa/kelurahan di dua kecamatan yakni Kecamatan Banjar dan Pataruman yang potensi banyak penunggak pajak,” ungkapnya. Adun menambahkan penelusuran dilakukan oleh satu atau lebih yang ditunjuk oleh camat, lurah dan kepala desa. Targetnya 10 unit kendaraan per hari.
   Camat Banjar, Dedi Suryadi mengaku mendukung langkah tersebut. Nanti, kata dia, akan ditindaklanjuti oleh kepala desa dan lurah dengan membentuk tim untuk penelusuran. “Rencana setiap dusun satu orang dengan harapan penelusuran tersebut para penunggak pajak kendaraan taat bayar pajak sehingga PAD meningkat,” ungkapnya.
Sumber        : Bagian Humas Setda Kota Banjar
Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2018

About Kominfo Banjar

Check Also

Wali Kota Banjar raih Satya Lencana Pembangunan

   Melalui berbagai inovasi dan pengembangan Program KB di Kota Banjar, Wali Kota Banjar, Dr. …

Kondusivitas dan Persaudaraan Harus Dijaga

   Wali Kota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si, mengajak masyarakat tetap menjaga kondusivitas …