Cetak ini Laman

PETERNAKAN

        Komoditi lainnya dari kegiatan pertanian yaitu ternak. Ternak besar meliputi sapi, kerbau dan kuda yang tersebar di semua kecamatan. Jumlah ternak  sapi pada tahun 2014 sebanyak 1.740 ekor meningkat dibandingkan keadaan tahun 2013 yang mencapai sebanyak 1.270 ekor, dimana Kecamatan Purwaharja memiliki jumlah ternak sapi yang paling banyak yaitu 975 ekor, kemudian disusul Kecamatan Banjar sebanyak 286 ekor, Kecamatan Langensari sebanyak 268 ekor dan Kecamatan Purwaharja sebanyak 211 ekor.

        Kategori ternak kecil yaitu kambing terbanyak di Kecamatan Langensari yaitu 2.314 ekor dan domba terbanyak di Kecamatan Langensari yaitu 1.734 ekor. Dari kegiatan pemotongan ternak yang bisa dicatat secara rutin hanya yang berasal dari rumah potong milik pemerintah yang terdapat di Kecamatan Pataruman selain pemotongan di luar RPH juga laporan pemotongan pada kegiatan qurban.

         Data tahun 2013 menunjukkan, hewan ternak yang dipotong di RPH hanya jenis sapi yaitu sebanyak 2.470 ekor, terdiri dari sapi jantan 1.980 ekor dan betina sebanyak 490 ekor. Produksi daging sapi men-capai 566,5 ton, melambat dibanding tahun 2012 yang mencapai 586 ton. Untuk daging domba sebanyak 53 ton dan daging kambing sebanyak 38,7 ton.

       Produksi selain daging adalah ku­lit. Produksi kulit tercatat sebanyak 3.057 lembar kulit sapi, 2.860 kulit domba, dan 1.675 kulit kambing.

      Kota Banjar juga menghasilkan ternak unggas berupa ayam ras pete­lur, ayam ras pedaging, ayam buras dan itik.

(Sumber        : BPS Kota Banjar)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://banjarkota.go.id/peternakan/

1 comment

  1. sarma

    mohon info lebih diperbaharui lagi, dikarenakan data ini nantinya cukup berguna serta mengetahui perkembangan peternakan di kota Banjar. Setidaknya dengan adanya data update ini bisa berguna untuk menyonsong swasembada nantinya atau pemerintah bisa mengalih kreativitas masyarakat di bidang peternakan. terimakasih

Komentar telah dinon-aktifkan.