«

»

Cetak ini Pos

Peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H di Masjid PUSDAI Kota Banjar

      Pemerintah Kota Banjar, Jum’at 09 Juni 2017 malam menyelenggarakan Peringatan Turunya Al Qur’an (Nuzulul Qur’an), bertempat di Masjid Multazam Pusdai Kota Banjar. Bertindak sebagai penceramah, KH. Abdul Hamid dari Tasikmalaya.   

       Ini merupakan rangkaian Acara Safari Ramadhan Pemerintah Kota Banjar yang terakhir dimana kali ini  Buka Puasa Bersama dan Tarawih Keliling dan sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung di Mesjid Multazam Pusdai Kota Banjar. Acara ini  dihadiri oleh Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, Wakil Wali Kota Banjar, H. Darmadji Prawirasetia, Ketua DPRD, Dadang Kalyubi, Ketua IPHI, H.Herman Sutrisno, Kemenag, H. Undang Munawar, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Unsur MUI Kota Banjar, Kabag Kesos Setda Banjar dan para Kepala OPD, serta para jamaah DKM Multazam.

        Pemerintah Kota Banjar memberikan bantuan secara simbolis berupa 4 buah karpet, 20 Al-Quran dan uang 1 Juta rupiah untuk DKM Multazam, Beliau juga memberikan santunan lainnya kepada para dhuafa berupa beras dan uang.

      Wali Kota Banjar menjelaskan bahwa pelaksanaan peringatan Nuzulul Qur’an sekarang ini merupakan rangkaian kegiatan tarawih keliling dan safari Ramadhan Pemerintah Kota Banjar. Sebelumnya telah dilaksanakan Tarling di berbagai Masjid di Kota Banjar, “ beliau mengajak semua warga Banjar untuk pandai membaca Al-Qur’an. Yang belum bisa, yuk kita belajar, dengan metode yang sekarang, sungguh dapat cepat membaca Al-Qur’an. Yang sudah pandai membacanya, yuk kita baca Al Qur’an paling tidak bisa satu juz setiap hari, sehingga dalam waktu satu bulan kita bisa menamatkannya.

      KH. Abdul Hamid dalam ceramahnya mengajak jamaah untuk secara konsisten mengimani Al Qur’an, mempelajarinya, membacanya, menghafalkannya dan mengamalkannya. Saya hanya membayangkan bahwa orang Banjar bisa membaca Al-Qur’annya lancar. Setiap warganya pandai membaca Al-Qur’an dan senantiasa membacanya pada setiap hari. “Jigana lamun kitu, maka Banjar akan berada dalam “Tiis ceuli, herang panon” (tenang dan tentram). Oleh karena itu, Dia mengajak semua pihak untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an. Menurutnya nanti di Hari Kiamat, Al Qur’an akan memberi syafaat (pertolongan). Surat Al Baqarah, Surat Ali Imran dan Surat Al-Maidah berebut satu sama lain karena ingin memberi syafaat bagi orang yang beriman kepada Al Qur’an dan pandai membacanya, serta mengamalkannya,” pungkasnya.

       

Sumber        : Bagian Humas Setda Kota Banjar

Diunggah     : Bidang Informatika Diskominfo Kota Banjar, 2017

Tautan permanen menuju artikel ini: http://banjarkota.go.id/kegiatan-walikota-wakil-walikota/peringatan-nuzulul-quran-1438-h-di-masjid-pusdai-kota-banjar/

Tinggalkan Balasan